Mereka yang mengacung-acungkan kertas karton itu umumnya penggila bola yang tidak kebagian tiket, lantaran tanda masuk ke dalam stadion pertandingan itu sudah terjual habis.
Satu di antara pencari tiket itu adalah orang Indonesia bernama Afrizal Darwis. "Wah, akhirnya saya dapat tiket pertandingan Portugal lawan Iran," katanya di stadion Waldstadion, Frankfurt, Sabtu, menjelang pertandingan kedua tim itu
Tiket itu diperoleh ketika ada orang yang menawarkan tiket kepadanya dengan harga tinggi. Setelah tawar menawar , pria berusia 35 tahun itu `terpaksa` harus membeli tiket catutan itu dengan harga 200 euro (sekitar Rp2,2 juta).
"Lumayan murah dibandingkan dengan waktu saya beli tiket pertandingan Brazil lawan Kroasia," kata pria yang bekerja di salah satu bank BUMN di Jakarta itu.
Tiket petandingan Brazil lawan Kroasia yang berlangsung di Berlin 13 Juni dia beli dengan harga 300 euro (sekitar Rp3,3 juta). Sementara tiket pertandingan Swedia lawan Paraguay pada 15 Juni, yang juga berlangsung di Berlin, dia beli dengan harga 280 euro (sekitar Rp3 juta).
"Tinggal tiket pertandingan Brazil lawan Jepang yang saya incar. Setelah itu saya pulang ke Jakarta," katanya. Pertandingan Brazil lawan Jepang akan berlangsung di Dormunt 22 Juni.
Kegigihan mendaptkan tiket pertandingan Piala Dunia itu tidak terlepas dari hobi beratnya terhadap sepakbola. Dia sudah jauh-jauh hari menabung untuk bisa mendapatkan tiket pertandingan Piala Dunia.
"Saya sudah mengumpulkan uang sejak tahun 1996 saat Piala Eropa di Inggris. Waktu saya ingin nonton, tapi oleh teman saya disarankan agar menonton Piala Dunia saja," katanya.
Pada Piala Dunia 1998 di Perancis, dia ingin terbang ke negara tersebut, tapi nilai uang yang telah dikumpulkanya anjlok lantaran krisis moneter pada saat itu seiring dengan ambruknya rezim Orde Baru.
Pada Piala Dunia 2002 di Jepang dan Korea Selatan, dia kembali harus terpaksa mengurungkan niatnya, karena tiket dan biaya hidup di Jepang sangat mahal. "Baru pada Piala Dunia sekarang ini saya bisa mewujudkan keinginan saya untuk menyaksikan secara langsung pertandingan Piala Dunia," katanya kepada wartawan ANTARA Irmanto yang melipui Piala Dunia. (*/rit)