Greenpeace mengatakan pihaknya telah mengujicoba 12 parfum dan lotion terkenal guna menguji "bahan-bahan kimia yang menyusup ke kulit dan dicurigai menyebabkan bahaya terhadap kemampuan pria untuk berreproduksi, serta bahan-bahan kimia yang merusak hormon."
Parfum yang dipakai Beckham dikatakan mengandung bahan kimia terlarang yang disebut DEHP, suatu bahan kimia yang biasa digunakan untuk melembutkan plastik.
"Di Greenpeace kami kira tidak akan sangat maskulin atau seksi untuk menjual suatu parfum yang mengandung bahan kimia terlarang DEHP atau bahan kimia yang sedang dicurigai menyebabkan bahaya terhadap reproduktivitas pria," kata Ahli Biologi Greenpeace, Henrik Pedersen, dalam sebuah pernyataan.
Disamping "Instinct" yang dipakai Beckham, produk lainnya yang diujicoba Greenpeace antara lain Love at First Glow, yang dipakai Jennifer Lopez Just Me milik Paris Hilton, dan Eau de Toilette from Aramis yang dipakai Andre Agassi.
Berita televisi Swedia tampaknya ingin mendapatkan ketegasan tentang laporan tersebut dan bertanya kepada pelatih Inggris, Sven Goran Eriksson pada konferesi pers hari Senin.
Eriksson menjawab bahwa ini "merupakan hal baru bagi saya. Tetapi, karena tidak ada hubungannya dengan Piala dunia, maka saya tidak akan menjawab pertanyaan tersebut." (*/lpk)