< >

Portugal Singkirkan Inggris Lewat Drama Adu Penalti

Minggu, 02 Juli 2006 08:05
Kapanlagi.com - Doa pendukung Inggris semoga tidak ada adu penalti pada pertandingan tim mereka di Piala Dunia 2006 ternyata tidak terkabulkan, dan akhirnya pasukan Sven-Goran Eriksson itu kandas di kaki Portugal pada pertandingan perempatfinal di Stadion AufSchalke, Gelsenkirchen, Sabtu (Minggu dinihari WIB).

Wartawan ANTARA Irmanto dan Zeynita Gibbons di Gelsenkirchen melaporkan, drama adu penalti pada pertandingan Jerman lawan Argentina sehari sebelumnya, terulang kembali pada pertandingan Inggris lawan Portugal.

Inggris yang bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-62 menyusul diusirnya penyerang Wayne Rooney, akhirnya menyerah 1-3 melalui adu penalti setelah melalui perpanjangan waktu skor tetap 0-0.

Tendangan Frank Lampard, Steven Gerrard, dan Jamie Carragher berhasil diblok oleh kipper Portugal Ricardo, yang pada sore itu tampil cemerlang dan banyak mendapatkan tepukan dari pendukung tim tersebut.

Pada adu penalti di stadion berkapasitas 48.400 tempat duduk itu Inggris hanya memasukkan satu lewat tendangan Owen Hargreaves.

Tiga gol Portugal disarangkan Simao Sabrosa, Helder Postiga, dan Christiano Ronaldo. Gol Christiano Ronaldo itu lah yang memastikan Inggris tersingkir dari ajang kejuaraan sepakbola bergengsi empat tahunan itu.

Sementara itu saat pertandingan berlangsung, di "fan fair", tempat nonton bareng di tengah kota, ratusan polisi polisi bersiap siaga menjaga kemungkinan pendukung Inggris berbuat onar.

Para pendukung Inggris itu sejak siang sudah memenuhi jalan-jalan di kota kecil Glesenkirchen itu.

Mereka yang tidak kebagian karcis berkumpul di "fan fair". Untuk menuju ke lokasi nonton bareng itu, pemerintah kota setempat menyedian kereta dan bus secara gratis.

Karena jumlah pendukung Inggris ribuan, akhirnya mereka yang tidak sabar menunggu giliran kereta datang, berbondong-bondong berjalan kaki menuju lokasi nonton bareng itu.

Sebagian besar dari mereka bertelanjang dada karena tidak tahan terhadap terik matahari yang menyengat siang itu. Di semifinal, Portugal akan berhadapan dengan pemenang antara juara bertahan Brazil dan juara 1998 Perancis.

Setelah bertarung ketat pada babak pertama, pertandingan meningkat jadi panas dan puncaknya terjadi pada menit ke-62 ketika penyerang Inggris Wayne Rooney yang baru pulih dari cedera, diusir wasit.

Di semifinal, Portugal akan berhadapan dengan pemenang antara juara bertahan Brazil dan juara 1998 Perancis.

Setelah bertarung ketat pada babak pertama, pertandingan meningkat jadi panas dan puncaknya terjadi pada menit ke-62 ketika penyerang Inggris Wayne Rooney yang baru pulih dari cedera, diusir wasit karena mendorong Christiano Ronaldo, rekan satu timnya di Manchester United.

Inggris sebelumnya juga harus kehilangan kapten David Beckham, yang ditraik keluar pada menit ke-51 setelah mengalami cedera akibat bertabrakan dengan Nuno Valente.

Pelatih Sven Goran Eriksson memasukkan penyerang jangkung Peter Crouch untuk menggantikan Rooney dan mengorbankan pemain sayap kiri Joe Cole. Tapi akibatnya, serangan tim Inggris benar-benar tumpul.

Pelatih Luiz Felipe Scolari, pelatih yang juga berada dibalik keruntuhan Inggris di Piala Dunia 2002 ketika menangani tim Brazil, kembali melakukan hal sama, tapi kali ini bersama Portugal. (*/lpk)