"Saya ingin berterima kasih kepada para pemain. Saya tidak melaksanakan pekerjaan saya karena pekerjaan saya di sini adalah untuk lolos ke final," katanya usai dikalahkan Perancis 0-1.
"Di Brazil, saat tim nasional kalah makan pelatih yang disalahkan, jadi saya yakin kami masih akan mengikuti tradisi itu," jelasnya.
"Kami tidak pernah siap untuk momen seperti ini. Ini adalah momen yang sulit bagi kami semua," tambahnya.
Parreira menyatakan mereka harus membayar mahal karena tidak menjaga Thierry Henry dengan baik saat terjadi tendangan Bebas. Henry mencetak gol tunggal pada pertandingan itu setelah menerima umpan tendangan bebas Zinedine Zidane.
"Kami dikalahkan oleh sebuah tim yang sangat kuat yang bermain tanpa cela," katanya.
Ia mengatakan sungguh sangat disayangkan keempat tim yang berlaga pada semifinal Piala Dunia nanti berasal dari Eropa --Jerman vs Italia, Portugal vs Perancis.
"Seharusnya ada sedikitnya satu tim Amerika Selatan di semifinal. Ini sungguh memalukan bagi persepakbolaan dunia," tuturnya. (*/lpk)