< >

FIFA Buka Pemeriksaan Atas Materazzi

Jum'at, 14 Juli 2006 12:19
Kapanlagi.com - Badan sepakbola dunia, FIFA, Kamis, mengatakan mereka akan melakukan pemeriksaan disipliner atas tindakan bek Italia --juara Piala Dunia 2006-- Marco Materazzi berkaitan dengan insiden yang melibatkan Zinedine Zidane.

Dalam pernyataannya, FIFA mengatakan: "Keputusan tersebut diambil berdasarkan klaim pemain Perancis Zinedine Zidane yang menanduk Materazzi pada pertandingan final Piala Dunia di Berlin, 9 Juli."

Menurut pernyataan tersebut, Zidane mengatakan bahwa reaksinya menanduk Materazzi dikarenakan pemain Italia tersebut mengeluarkan kalimat provokasi.

FIFA akan mempelajari keadaan dari indisen kedua pemain --Zidane telah menjalani pemeriksaan-- dan mengajukan kasus tersebut di depan badan sepakbola dunia pada 18 Juli.

Kedua pemain kemudian harus tampil di depan komisi disipliner FIFA di Zurich pada 20 Juli, pertemuan pertama antara keduanya setelah Zidane menjatuhkan Materazzi dengan tandukan kepala pada babak perpanjangan waktu --beberapa menit menjelang pertandingan berakhir pada final Piala Dunia, dimana Italia memenanginya dengan penalti.

Sanksi yang akan dijatuhkan kepada Zidane tampaknya sudah tidak akan memiliki pengaruh apa-apa karena pemain Perancis tersebut telah mengumukan akan pensiun usai Piala Dunia.

Berdasar peraturan FIFA, ia terancam harus membayar denda minimun 3.300 Euro dan dilarang tampil dua bulan.

Sementara itu Materazzi dapat dilarang bertanding setidaknya dua permainan dan dikenai denda 6.600 Euro.

Pada Rabu (12/7), Zidane meminta maaf karena menanduk dada pemain Italia tersebut tetapi ia bersikeras bahwa Materazzi memang pantas ditanduk karena mengeluarkan "kata-kata yang sangat kotor" dengan tujuan mengina ibu dan saudara perempuannya.

"Saya ingin meminta maaf kepada semua anak-anak yang menonton pertandingan itu. Tindakan itu tidak termaafkan," katanya.

"Kejadian itu disaksikan oleh dua atau tiga miliar orang melalui televisi dan jutaan anak-anak juga melihatnya."

Ketika ditanya apa yang sebenarnya Materazzi katakan, Zidane mengatakan bahwa perkataan tersebut bersifat "sangat pribadi dan berhubungan dengan ibu dan saudara perempuannya."

"Sebenaranya saya ingin meninggalkannya ketika ia mengeluarkan kata-kata tersebut, mengingat saya akan pensiun. Tetapi ia mengulangi untuk kedua kali dan ketiga kalinya...," katanya.

Pada wawancara tersebut, Zidane tidak ditanyai apakah ada kata-kata Materazzi yang bernada rasis untuk menghina. (*/cax)