
"Begitu ditawarin, aku langsung mau. Dilihat dari sutradaranya, aku langsung yakin kalau ini bukan film sembarangan," katanya.
Rencananya, pertengahan Agustus nanti, Rasti akan mulai menjalani proses reading. "Proses syutingnya sendiri aku belum dikasih tahu. Judul filmnya juga belum boleh dipublikasi," katanya.
Terus mendapat tawaran main film, tentu menjadi anugerah bagi Rasti. "Aku bersyukur banget dikasih kepercayaan sama orang-orang yang pernah kerja sama denganku. Itu berarti hasil kerjaku selama ini cukup mendapat perhatian," ungkapnya.
Saat ini, Rasti masih dalam masa cuti dari kuliahnya di jurusan Advertising di London School. Rasti mengaku, cuti yang diambilnya tersebut semata-mata adalah untuk memfokuskan diri pada satu bidang.
"Aku pikir, kalau mau mendapat hasil yang maksimal, tidak boleh terbagi dengan hal lain. Jadi, setelah kegiatan syutingku sudah longgar, aku akan mulai konsentrasi lagi ke kuliah," terangnya.
Rencananya, akhir tahun ini Rasti sudah harus kembali duduk di bangku kuliahnya. Tapi hal itu belum bisa dipastikan. Sebab, jika kembali ada tawaran yang menghampiri dirinya, Rasti mengaku tidak keberatan untuk memperpanjang cuti kuliahnya.
"Sekarang aku masih ingin terus mencari pengalaman sebanyak-banyaknya di dunia seni peran," kilahnya.
Rasti mengaku beruntung, keluarganya tidak memaksa untuk menyelesaikan kuliah. "Justru diriku sendiri yang menekan. Aku terobsesi oleh kakakku yang sudah memiliki gelar S2 dari Kanada. Tapi, pastinya, lihat kondisi saja," ucapnya. (fia/bun)
Lihat Profil: Ardina Rasti