
"Mungkin secara fisik dan stamina mulai berkurang, tapi semangat harus tetap lebih dari usia," tandas bapak tiga anak ini, disela-sela acara pesta di Piano Café & Distro, Kebayoran Baru, (18/7). Dan ini benar-benar dibuktikan oleh Sys.
Seperti diketahui, setelah hengkang dari Partai Demokrat, Sys mendirikan Partai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), selang beberapa jam sebelum perayaan pesta ultah.
"Tepatnya didirikan pada tanggal 18 bulan 7 tahun 2006 jam 18.07, dengan nomor daftar notaris 18. Dan didirikan oleh 187 orang, dari berbagai kalangan dan lapisan masyarakat. Dari pejabat sampai tukang becak," ujarnya mantap.
Menurut Sys, 'geliat'-nya ini didorong oleh rasa kebangsaan dan rasa nasionalismenya yang tinggi pada bumi 'ibu pertiwi'. Mantan personil 'Sersan Prambors' ini menilai, negara RI sedang 'sakit' dan 'tercabik-cabik'. Salah satu obat mujarabnya, sejak dari jaman Gajahmada sampai pada masa reformasi semacam ini, hanya satu, yakni persatuan dan kesatuan.
"Di negara yang kondisinya makin kronis semacam ini, kita harus terus menjunjung tinggi nasionalisme. Atau kita harus tobat dari segala perbuatan kita yang tak sesuai dengan jiwa Pancasila. Makanya, platform NKRI adalah agamis dan nasionalis," papar Sys.
Lebih lanjut, Sys juga menjelaskan, untuk sementara ini partainya baru menunjuk akan menunjuk ketua dan sekjen. Dan selanjutnya dalam waktu sebulan akan diadakan kongres. Tentu, harapan Sys untuk partai barunya ini memenangkan pemilu tahun 2009. (wwn/bun)
Lihat Profil: Sys NS