< >

Obesitas, Bahayakan Tumbuh Kembang Anak

Rabu, 02 Agustus 2006 08:41
Kapanlagi.com - Dokter spesialis anak, nutrisi, dan penyakit metabolik RS dr Moewardi Solo, dr Endang Tatar, SpA mengatakan, obesitas atau kegemukan memiliki dampak yang membahayakan bagi tumbuh kembang anak.

"Anak yang menderita obesitas dapat mengalami ketidakmatangan sosial, seperti tidak mandiri, mengalami depresi, dan lain-lain," katanya, di Solo, Rabu.

Selain itu, katanya, obesitas dapat menyebabkan penyakit jantung, penyumbatan pembuluh darah, dan diabetes.

Menurut dia, akibat pengaruh dari gaya hidup kebarat-baratan, angka kejadian obesitas atau kegemukan justru mengalami peningkatan, terutama di kota-kota besar.

Dia mengungkapkan, hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2005 ditemukan, sekitar 2,1 persen anak SD di Kota Solo mengalami kegemukan.

"Dari angka tersebut, kasus terbanyak ditemukan di SD swasta," ujarnya.

Dia menjelaskan, obesitas sedini mungkin harus dicegah dan salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengatur cara diet dan olah raga yang benar.

Penyebab utama terjadinya obesitas, lanjut dia, adalah tidak adanya keseimbangan antara asupan makanan dengan keluaran energi.

"Apalagi anak-anak sekarang cenderung malas, terlalu sering menonton TV sambil makan camilan, ke mana-mana selalu diantar dengan mobil, dan lain-lain," katanya.

Ia menyarankan orangtua memberi kegiatan fisik lebih proporsional kepada anak-anak, agar asupan makanan dengan energi yang disalurkan lebih proporsional sehingga tidak menimbulkan kelebihan berat badat. (*/rit)