< >

Tekanan Udara Australia Meningkat, NTT Dilanda Angin Kencang

Sabtu, 19 Agustus 2006 13:09
Kapanlagi.com - Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Jumat (18/8) sore sudah mulai dilanda angin kencang menyusul terus meningkatnya tekanan udara di Australia yang mencapai 1020 milibar.

"Dalam tiga hari ke depan, wilayah kita masih dilanda angin kencang dengan kecepatan berkisar antara 36-45 km/jam karena pusat tekanan udara berada di sekitar utara Australia," kata Kepala Badan Meteorologi Stasiun El Tari Kupang, Albertus Kusbagio di Kupang, Sabtu.

Ia mengatakan, beberapa pekan sebelumnya tekanan udara di Australia mulai melemah sehingga menimbulkan udara panas di daerah NTT.

Namun, sejak Jumat sore (18/8) tekanan udara di wilayah utara Australia yang tak jauh dari wilayah tenggara NTT terus meningkat hingga 1020 milibar. Sementara, tekanan udara di daerah dataran rendah NTT hanya mencapai 1012 milibar.

"Perbedaan gradian yang begitu besar itulah yang menimbulkan angin kencang di wilayah kita dengan kecepatan antara 20-25 knot/jam atau 36-45 km/jam," ujarnya.

Menurut dia, perubahan keadaan cuaca di daerah NTT sangat dipengaruhi oleh perubahan iklim dan cuaca yang terjadi di Australia karena letak provinsi kepulauan ini cukup dekat dengan Benua Australia.

Ia mengatakan, kecepatan angin tersebut tidak terlalu mempengaruhi riak gelombang di wilayah perairan NTT yang dipandang cukup rawan bagi semua armada pelayaran seperti Laut Sawu, Selat Ombay, Selat Sape dan Selat Pukuafu.

"Tinggi gelombang di wilayah perairan tersebut hanya berkisar antara 1-2 meter, namun dalam situasi tertentu tinggi gelombang bisa mencapai 2,5-3 meter," tambahnya.

Dalam hubungan dengan itu, ia mengharapkan armada pelayaran rakyat perlu lebih waspada melintas di wilayah perairan tersebut untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. (*/rit)


BERITA TERKAIT