Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Telkom Tbk, Johny Welly di Yogyakarta, Rabu (23/08), mengatakan PT Telkom sebagai perusahaan publik, tidak hanya listing di Indonesia, tetapi juga di negara-negara Eropa dan Amerika Serikat.
Di sela Seminar Nasional "Bangkitlah Bangsaku, Bangkitlah Negeriku" yang diselenggarakan dalam rangkaian Musabaqoh Al-Quran Nasional (MAN) ke VI Telkom, ia menambahkan, selama sebelas tahun ini sebagai perusahaaan dengan listing global, PT Telkom mampu menjadi perusahaan telekomonikasi kelas dunia.
Keberhasilan yang diraih PT Telkom terlihat pada saat pertama kali menjadi perusahaan publik pada 14 September 1995 yang saat itu nilai kekayaan baru US$2 miliar.
"Namun sekarang setelah sebelas tahun, jika seseorang mau membeli PT Telkom maka harus menyiapkan uang sebesar US$16,5 miliar, berarti saat ini nilai kekayaan perusahaan ini sudah mengalami kenaikan delapan kali," katanya.
Menurut dia, bukti PT Telkom menjadi perusahaan kelas dunia, tahun lalu perusahaan ini memperoleh penghargaan karena menduduki peringkat ke-12 dalam perusahaan 'infokom global' dan mengalahkan perusahaan infokom besar dunia antara lain 'google' dan 'telegrap'.
"Berkat keberhasilan itu PT Telkom kini berusaha menjadi model perusahaan BUMN yang sukses di tingkat global atau menjadi model lain dalam bidang manjemen," kata dia. (*/lpk)