Kepastian pemenang lelang pembangunan Taman Menteng disampaikan oleh Kepala Dinas Pertamanan DK Jakarta, Sarwo Handayani, di Jakarta, Kamis.
"Pemenang lelang adalah PT Jaya Konstruksi. Mudah-mudahan pembangunan sudah dapat dimulai paling lambat awal September", katanya, usia menghadiri pencanangan Hari Anak Jakarta Membaca di Monumen Nasional (Monas).
Ia menjelaskan, segera setelah perusahaan pemenang lelang ada, maka pembangunan taman akan dilakukan mengingat batas penyelesaian yang direncanakan pada 16 September 2006 semakin dekat.
"Saya sih sebenarnya ingin itu bisa mulai besok, tapi kan memang memerluan persiapan, jadi setidaknya awal Septemer nanti," kata Sarwo Handayani.
Permasalahan pembangunan taman seluas 27.289 meter persegi mulai mencuat pada sekitar Juli 2006 dengan adanya penolakan rencana tersebut dari pengurus Yayasan Persija.
Pengurus Yayasan Persija yang diwakili oleh Sekretaris Umum Biner Tobing menyatakan pihak Pemprov telah bertindak sewenang-wenang karena sampai saat ini masih ada gugatan perdata tentang ganti rugi yang diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Keberatan lain juga muncul dari sejumlah warga Menteng yang menilai rencana pembangunan gedung parkir di Taman Menteng itu akan memperpadat lalu lintas kendaraan di kawasan itu dan mengakibatkan peningkatan polusi asap kendaraan bermotor.
Menanggapi keberatan itu Walikota Jakarta Pusat Muhayat menyatakan bahwa Pemprov sudah mengikuti semua prosedur yang diperlukan untuk pembangunan Taman Menteng tersebut.
Ia juga menyatakan bahwa pembangunan taman itu merupakan usaha untuk mengembalikan ruang terbuka hijau supaya Jakata memililki ruang terbuka hijau yang lebih banyak. (*/rit)