< >

Pemprov DKI Perlu Hapus Trayek Angkot

Kamis, 31 Agustus 2006 12:07
Kapanlagi.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta perlu menghapus sejumlah trayek angkutan kota (angkot), terutama yang bersinggungan dengan empat koridor "busway" yang baru, kata H. Mukhayar, Wakil Ketua Komisi D pada DPRD DKI Jakarta, Kamis (31/08).

"Penghapusan trayek perlu untuk memperkecil persaingan antara angkot dengan busway dan mengurangi kesemrawutan lalu-lintas," katanya.

Ia mengatakan gejolak akibat persaingan antara angkot dengan Transjakarta sangat mungkin terjadi karena sebagian besar penumpang akan lebih memilih menggunakan jenis angkutan tersebut.

Transjakarta adalah jenis bus angkutan umum yang memiliki jalur khusus yaitu "Busway" sehingga relatif bebas dari kemacetan, menggunakan sistem tersambung (connecting) dengan rute lain serta menggunakan kendaraan dengan pendingin ruang (AC).

Penghapusan trayek yang bersinggungan dengan jalur Transjakarta menurutnya merupakan satu-satunya cara untuk mengurangi persaingan dan kemacetan lalu-lintas karena langkah pengalihan trayek tidak mungkin dilakukan.

Pengalihan trayek angkot dikhawatirkan justru akan memperuncing persaingan dengan angkot lain, katanya.

Untuk mengurangi gejolak akibat penghapusan jalur, Pemprov dapat mengalihkan awak armada angkot untuk bekerja di Transjakarta, baik sebagai sopir atau karyawan lain.

Selain itu, perusahaan-perusahaan angkutan yang dihapus trayeknya bisa dijadikan sebagai penyedia jasa (outsourcing) kepada perusahaan angkutan yang rencananya akan memiliki 15 koridor (jalur) itu.

Ia mengatakan penghapusan trayek sebaiknya dilakukan terhadap angkot yang memiliki jalur sejajar dengan jalur empat koridor busway dalam radius yang cukup panjang.

Keempat koridor tersebut adalah Koridor IV (Pulogadung-Dukuh Atas) yang akan melewati Jalan Pulogadung, Bekasi Raya, Pemuda, Jalan Pramuka, Jalan Tambak, Jalan Halimun, Jalan Sultan Agung.

Koridor V (Kampung Melayu-Ancol) yang akan melewati Jalan Jatinegara Barat, Jalan Matraman, Jalan Salemba, Jalan Kramat Raya, Jalan Senen Raya, Jalan Gunung Sahari.

Koridor VI (Ragunan-Kuningan) yang akan melewati Jalan RM Harsono, Jalan Warung Buncit (Mampang Prapatan), Jalan HR Rasuna Said, Jembatan Latuharhari, Jalan Sultan Agung.

Koridor VII (Kampung Rambutan-Kampung Melayu) yang akan melewati Jalan TB Simatupang, Jalan Raya Bogor, Cililitan, Jalan MT Haryono, Jalan Cawang, Jalan Otista. (*/rit)


KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar


BERITA LAINNYA