Dengan alasan keamanan, kepolisian setempat akan menyediakan lembaran karton dan tongkat kertas untuk digunakan KMS (non-governmental organisations/NGOs) dari i 50 negara di ruang seluas 14 x 8 meter yang dialokasikan sebagai tempat berdemonstrasi, demikian Channel News Asia, dikutip di Batam, Senin.
KMS menyatakan kecewa atas pengalokasian ruang "indoor protest" yang hanya seluas 14 x 8 meter, tetapi kepolisian Singapura menyatakan, pemilihan tempat telah dikonsultasikan kepada Sekretariat Bersama IMF dan WB.
IMF dan WB akan bersidang di Suntec City, 19-20 September dan rangkaiannya dimulai Senin pekan ini.
Kedua lembaga keuangan itu telah mengakreditasi lebih dari 500 KMS untuk berunjuk rasa dan mengedepankan pandangan-pandangannya selama pertemuan IMFdan WB di Singapura, tetapi tuan rumah hanya mengizinkan demontrasi/protes dilaksanakan di ruangan dalam gedung yang telah ditentukan.
Selain melarang dan akan menindak demonstrasi di jalananan, kepolisian Singapura juga akan mengontrol demontrasi didalam gedung bila terlalu gaduh.
Wakil Perdana Menteri Wong Kan Seng mengatakan, IMF dan WB lebih menyukai bila kepada KMS yang berakreditasi dibolehkan berunjuk rasa di luar ruang. Tetapi, bagi Singapura tak mungkin ada satu hukum untuk orang Singapura dan satu hukum lain untuk orang asing. (*/rit)