< >

Dua Putri Indonesia Terpilih Jadi Peserta Biocamp 2006

Kamis, 14 September 2006 19:02
Kapanlagi.com - Dua putri Indonesia, Charisma Dilantika dan Jeannette Francisca Laksmi Jayanti terpilih menjadi peserta temu ilmiah bergengsi International Biotechnology Leadership Camp 2006 atau Biocamp 2006 yang akan diselenggarakan perusahaan farmasi Novartis pada 6-8 Oktober mendatang di Singapura.

Direktur Sumber Daya Manusia PT Novartis Indonesia Ellen Roring di Jakarta, Kamis, mengatakan, Charisma dan Jeannette yang masing-masing adalah mahasiswi Program Pascasarjana Bidang Farmasi Universitas Indonesia dan Program Magister Manajemen Prasetya Mulia Bussiness School berhasil melewati seleksi ketat yang diikuti oleh 40 mahasiswa jurusan pasca-sarjana dari berbagai universitas di Indonesia untuk mengikuti kegiatan itu.

"Mereka telah berhasil melewati berbagai tahapan seleksi Biocamp 2006 lokal yang dilakukan di Jakarta pada 5 September lalu dan terpilih menjadi peserta Biocamp 2005 di Singapura bulan Oktober mendatang," katanya.

Ellen menjelaskan kegiatan temu ilmiah itu akan dihadiri oleh pakar biotek dari kalangan industri, akademisi, pejabat pemerintah dan mahasiswa pascasarjana dari 11 negara yakni Australia, Hongkong, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Singapura, Swiss, Taiwan dan Thailand.

"Jadi di sana mereka bisa mempelajari perkembangan bioteknologi, membentuk jaringan dengan komunitas bioteknologi dari negara lain dan melihat langsung laboratorium penelitian penyakit menular Novartis," kata Ellen.

Melalui kegiatan itu, ia melanjutkan, kedua peserta juga bisa memperluas pandangan tentang tren terakhir perkembangan bioteknologi di Indonesia dan Asia Pasifik, mendapatkan keahlian baru di bidang manajemen bioteknologi dan mencari peluang karir di bidang tersebut.

Salah seorang pemenang pemilihan calon peserta Biocamp 2006, Jeannette (27), juga mengatakan bahwa acara temu ilmiah di bidang bioteknologi itu akan memberinya kesempatan untuk memperluas pengetahuan bioteknologinya dan meningkatkan kemampuannya di bidang manajemen.

"Karena di sana juga akan ada sesi tentang `leadership`," kata alumnus Fakultas Teknologi Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) yang kini mendalami ilmu finansial itu.

Puteri kedua dari pasangan Johanes Djoko S Widodo dan Feridiana Yosefa Istiana itu berharap selanjutnya bisa menyumbangkan pengetahuan yang diperoleh dari temu ilmiah internasional di bidang bioteknologi untuk membantu pengembangan pemanfaatan bioteknologi dalam agroindustri di Indonesia.

"Sebab selama ini kita kalah bersaing dengan negara lain karena belum mampu memanfaatkan bioteknologi untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan perkebunan kita," kata wanita yang lahir di Jakarta pada 5 Oktober 1979 itu. (*/dar)