
Meski belum ada kepastian, Chugg berharap dalam beberapa hari mendatang manajemen Robbie Williams akan mengumumkan kepastiannya. Jika tidak maka Chugg beranggapan konser di Australia tidak akan berubah dari jadual semula.
Untuk persiapan konser di Australia, tiket sejauh ini telah terjual 450.000. Hal ini barangkali juga mengundang kekwatiran Chugg. "Saya telah melakukan pembicaaan dengan manajemen Robbie Williams dan sejauh ini semuanya berjalan dengan normal," ungkapnya.
Sesuai jadwal, November mendatang Robbie Williams dijadualkan akan tampil di Australia. Setelah di Subiaco Oval, Pert pada 30 November, kemudian dilanjutkan ke Sydney untuk konsernya di Aussie Stadium pada 9 dan 10 Desember.
Konser Robbie Williams ini merupakan bagian dari konsernya, Close Encounter Tour yang telah tampil 40 kali dan setidaknya disaksikan oleh 3 juta penonton.
Sementara itu, sejak akhir pekan silam, Robbie secara resmi menyatakan pembatalannya di sejumlah negara Asia, seperti India dan China karena alasan tertekan. Padahal jadwal sebelumnya telah ditetapkan di Mumbai, Bangalore Shanghai, Hong Kong, Bangkok dan Singapore.
Konser Robbie Williams sendiri, dimulai di Dublin (Irlandia) Juni silam dan akan berakhir di Australia pada Desember. (afp/dar)
Lihat Profil: Robbie Williams