
Pernyataan tersebut merupakan bantahan Madonna untuk ksesekian kalinya setelah konsernya mendapatkan kritikan dari sejumlah pemuka agama termasuk Gereja Katolik Roma dan Gereja Ortodoks Rusia.
Akibat protes itulah kemudian saluran TV asal AS, NBC belum memberikan keputusannya rencana menayangkan secara khusus pada November mendatang.
Madonna dalam pernyataanya itu juga mengatakan banyak hal yang salah dimengerti terkait penampilan dirinya di atas panggung selama konser berlangsung.
Sukses
Sementara itu, penampilan Madonna dalam tur dunia Confessions World Tour tersebut, dianggap sukses dan meraih keuntungan besar. Majalah musik AS, Billboard memprediksi Madonna akan menjadi penyanyi wanita di peringkat pertama dalam urusan pengumpulan uang.
Meski belum seluruhnya selasai, manajer tur Madonna, Arthur Fogel mengklaim bahwa konser Madonna kali ini setidaknya telah ditonton 1.2 juta orang dengan 60 kali pertunjuan dan menghasilkan pemasukan sebesar US$193.7 juta.
Konser yang berlangsung empat bulan ini mulai digelar di Los Angeles Mei silam dan berakhir di Tokyo (Jepang) Kamis (21/9) kemarin.
Ini berarti, Madonna telah melampaui pencapaian rekor sebelumnya yang diraih oleh penyanyi Cher dalam konser dunianya, Farewell tour. Meski, Cher melakukan konser selama tiga tahun dari 2002 sampai 2005 dan menuai pemasukan US$192.5 juta dalam 273 pertunjukan. (ap/dar)
Lihat Profil: Madonna