Hariyadi Kaimuddin–Brand Manager Sampoerna Hijau, selaku pemrakarsa, dalam keterangan pressnya, Kamis (28/9) mengungkapkan, "Sampoerna Hijau sadar bahwa upaya melestarikan sebuah kebudayaan dan tradisi haruslah oleh seluruh pihak. Kami merasa, tradisi tabuh bedug adalah salah satu tradisi unik milik bangsa Indonesia yang perlu dilestarikan. Selain mengangkat budaya ini, kami juga berharap seluruh rangkaian kegiatan Sampoerna Hijau Parade Bedug , termasuk didalamnya pentas berjalan, pentas berhenti dan pentas akbar dapat memberikan hiburan sekaligus memberi warna lain dalam menyambut bulan suci Ramadhan”.
Pada tahun ini, rombongan Sampoerna Hijau akan dilepas di Bukit Tinggi, Sumatera Barat pada 1 Oktober dan berakhir di kota Malang 18 Oktober mendatang. Sementara didalam pementasan akbar akan digelar di 12 kota besar, yakni Padang, Jambi, Palembang, Lampung, Serang, Sukabumi, Tasikmalaya. Purwokerto, tegal, Semarang, Solo, dan Malang, dengan artis–artis papan atas seperti Slank, Seriues, Samsons, Ungu, Tere, Ada Band, Pas Band, Coklat, dll.
Di tiap kota digelarnya pentas akbar, masyarakat juga akan diikutsertakan dalam serangkaian perlombaan dan hiburan, seperti lomba tabuh bedug serta permainan khas Sampoerna Hijau seperti fun games voli, yang terdiri dari lomba digging, servis, spike dan panjat tali. Selain itu akan digelar acara buka puasa bersama dan sholat tarawih bersama. Pentas akbar akan dimulai seusai sholat tarawih. (kl/wwn)












