Sumber di pemerintah Lebanon menyebutkan Komandan pasukan sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) Mayor Jenderal Alain Pellegrini pada Jumat memberitahu Perdana Menteri Fouad Siniora mengenai rencana Israel tersebut.
"Kita masih harus tunggu apakah tentara Israel menepati perkataannya, di masa sebelumnya, janji serupa ternyata tidak dilakukan," kata sumber yang tidak ingin disebut identitasnya itu.
Juru bicara Pellegrini menolak berkomentar mengenai laporan tersebut.
Tentara Israel secara bertahap telah ditarik dari wilayah yang mereka kuasai selama 34 hari saat berperang menghadapi pejuang Hizbullah.
Gencatan senjata mulai 14 Agustus 2006 mengakhiri perang tersebut.
Pejabat Israel mengatakan mereka ingin menarik seluruh pasukan akhir pekan ini namun tertunda karena masih ada pembicaraan dengan UNIFIL tentang aturan pelaksanaan.
Resolusi PBB 1701 yang mengakhiri perang tersebut, juga memberi mandat kepada 15 ribu personel UNIFIL untuk diterjunkan di Lebanon selatan yang selama ini diduduki Israel.
Sekitar 1200 warga Lebanon, kebanyakan perempuan dan anak-anak tewas dalam peperangan itu sementara Israel kehilangan 157 orang, kebanyakan tentara mereka. (*/lpk)