Tentara terakhir meninggalkan Lebanon selatan pada pukul 02:30 waktu setempat.
Menteri Pertahanan Israel, Amir Peretz Sabtu menyetujui menarik mundur sisa-sisa pasukannya dari bumi Lebanon Minggu malam, kata suratkabar the Jerusalem Post, menyusul tuntutan komandan Pasukan Pasukan PBB di Lebanon (UNIFIL), Alain Pelligrini, bahwa Israel hendaknya menarik pasukannya Minggu.
Penarikan mundur dirancang tuntas sebelum Minggu malam mulai Hari Tobat Yahudi, Yom Kippur, pada saat bangsa tersebut memasuki puasa Yahudi.
Lebih dari dua setengah bulan setelah dimulai perang berdarah Israel dengan pasukan pejuang Hizbullah di Lebanon selatan, beberapa tentara Sabtu masih berada di sekitar 10 posisi di pinggiran perbatasan Lebanon menurut UNIFIL, dan mereka melaksanakan persiapan terakhir bagi penarikan.
Pada pekan-pekan lalu, tentara gabungan dari berbagai bangsa telah tersebar di seluruh Lebanon selatan dari Sungai Litani ke perbatasan dengan Israel sebagai bagian dari penengah internasional atas konflik tersebut.
Resolusi PBB menyerukan Israel mundur dari Lebanon selatan untuk mengakhiri konflik sebulan penuh pada Juli lalu itu, dan dalam waktu yang sama tentara pemerintah Lebanon dan 15.000 pasukan perdamaian PBB mulai digelar, sedangkan semua persenjataan milisi dilucuti. (*/lpk)