
Untuk meredam kegundahan hati itu, Jane belakangan ini rajin membaca buku 'La Tahzan, Jangan Bersedih', karya DR. Aids Al Qarni. Dijumpai pada suatu acara, Jumat (6/10), di Jakarta Teater ia membenarkan kebiasaan barunya tersebut.
"Dengan membaca buku ini saya jadi tabah menghadapi persoalan yang kini ada di depan mata," katanya.
Ia menambahkan, buku yang sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa ini pada awalnya merupakan anjuran dari temannya, supaya dirinya membaca jika sedang mengalami permasalahan berat.
"Isinya poin-poin dimana seseorang dapat melakukan pengusiran rasa itu dengan sholat dan doa. Pikiran saya seperti dibukakan," sambungnya.
Lebih lanjut dikatakan, sejak membaca buku itu tiga bulan lalu ia merasakan perbedaan dalam dirinya.
"Saya jadi lebih sabar. Kalau lulus dari ujian yang diberikan Allah akan diberikan jalan. Kebuntuan selama ini yang pernah saya rasakan adalah bertemu dengan anak. walau belum kesampaian saya terus berdoa. Saya percaya suatu saat, saya bertemu anak saya," imbuh Jane. (opa/bun)
Lihat Profil: Jane Shalimar