
"Aku nggak nyangka bisa hamil secapat ini. Awalnya aku telat dua minggu, pas aku periksa ternyata aku hamil. Ya udah kita syukuran," ujar Maudy, Sabtu (7/10).
Ia menambahkan, selama Ramadhan tahun ini ia memang tidak banyak beraktifitas. Ia lebih memilih beristirahat di rumah sambil mengerjakan hal-hal yang ringan. Memang, ia sangat berharap untuk bisa segera mempunyai momongan. Namun, ia mengaku pasrah akan hal itu.
"Dan ternyata Allah ngasih hadiah paling besar bagi kami, yakni anak. Apalagi saat ini, anak dari perkawinan campuran sudah bisa diakui di Indonesia. Ini merupakan kebanggaan bagi kami berdua," akunya.
“Pak Menteri akan memberikan kebebasan kepada anak-anak perkawinan campuran. Kita disuruh ngisi formulir untuk mendapatkan rekomendasi dari Pak Menteri," tegasnya.
Menurut Maudy, kehadiran sang calon bayi kali ini merupakan jawaban atas doanya selama lima tahun ia menikah. Allah telah memberinya kehamilan dalam suasana Ramadhan.
"Ini jawaban dari pertanyaan para wartawan selama ini, semoga calon bayi ini bisa tumbuh sehat dan selamat," harap Maudy. (iin/bun)
Lihat Profil: Maudy Koesnadi