
"Butuh waktu sekitar dua sampai tiga jam di salon," katanya ditemui usai menyaksikan perhelatan Festival Film Jakarta, di JakTV, Jakarta, Minggu (8/10) kemarin.
Selain untuk keperluan main film, Na mengaku, perubahan ini juga merupakan salah satu jawaban dari tantangan yang diberikan orang-orang di sekitarnya.
"Teman-teman aku sudah sering lihat aku dengan macam-macam gaya dan warna rambut. Tapi, satu yang belum. Yaitu, gaya feminin," ujarnya lantas tertawa.
Tidak semua orang menyambut baik penampilan baru Na itu. "Mungkin karena belum biasa. Ada yang ngelihat aku dengan cara yang aneh. Tapi, aku sih terima-terima saja," ungkapnya.
Yang penting, kata Na, reaksi sang kekasih positif. "Kayaknya, orang sekitar yang sayang sama aku selalu mendukung apa yang aku lakukan. Jadi, nggak perlu konsultasi segala. Tapi, alhamdulillah, dia (Ferry, Red) suka dengan penampilanku ini," akunya.
Pada kesempatan itu, Na kembali berpesan pada para wartawan dan pekerja infotainment untuk tidak terlalu mengekspos hubungan kasihnya dengan Ferry. Na mengaku ingin menjalani percintaan itu dengan apa adanya.
"Jangan terlalu dibesar-besarkan. Nggak ada habisnya sih. Belum pacaran dibilang pacaran, sudah pacaran dibilang tunangan, sudah tunangan dibilang nikah diam-diam. Saya pengin punya hubungan saya berjalan dengan baik," pungkasnya. (fia/bun)