< >

Kabut Menebal, Semua Penerbangan Supadio Dibatalkan

Selasa, 17 Oktober 2006 14:17
Kapanlagi.com - PT Angkasa Pura (AP) II Bandar Udara (Bandara) Supadio, Pontianak memutuskan untuk membatalkan semua jadwal penerbangan dari dan ke Bandara itu karena kabut asap yang makin tebal dan membuat jarak pandang di landasan hanya berkisar 300 meter sehingga dapat membahayakan keselamatan penerbangan.

General Manager PT AP II Bandara Supadio Pontianak, Syamsul Bachri, Selasa (17/10/06), mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah sejak pagi hingga siang hari, jarak pandang tidak kunjung membaik.

"Apa boleh buat, ini kejadian yang tidak bisa dihindari. Walaupun saat ini jalur penerbangan tengah padat karena memasuki arus mudik Lebaran dan libur panjang," katanya.

Ratusan penumpang yang sempat memadati ruang tunggu di Bandara yang berjarak sekitar 20 kilometer timur pusat kota Pontianak itu telah berkurang setelah manajemen PT AP II memastikan bahwa semua penerbangan dibatalkan. Tampak hanya beberapa calon penumpang yang masih berada di ruang tunggu keberangkatan. Mereka kemungkinan berasal dari luar kota Pontianak.

Terhadap pembatalan tersebut, Syamsul mengatakan, pihak maskapai penerbangan tidak memberikan kompensasi apapun karena kondisi ini termasuk "force majeur" (di luar kemampuan manusia-red.).

"Kalau mereka masih mau berangkat, tiket tidak akan dibatalkan. Hanya diganti hari sesuai kondisi. Tapi, bisa juga tiket dibatalkan dan calon penumpang diberi penggantian sesuai harga yang tertera," katanya.

Sebelumnya, pada Senin (16/10), pihak manajemen Bandara juga membatalkan tujuh penerbangan sejak Pukul 11.30 hingga 20.00 WIB karena kabut asap yang semakin pekat.

Syamsul selanjutnya mengatakan, sejumlah maskapai juga membatalkan penerbangan ke dan dari Pontianak karena kabut asap.

Batavia Air yang selama ini melayani rute penerbangan Jakarta-Pontianak (lima kali sehari), Pontianak-Kuching (satu kali sehari), dan Pontianak-Balikpapan, misalnya, tidak melayani rute penerbangannya ke Pontianak hingga Kamis (19/10), katanya.

Selain Batavia Air, maskapai lainnya, yakni Sriwijaya Air dan Adam Air, juga tidak melayani rute penerbangan ke dan dari Pontianak hingga 18 Oktober.

"Kita belum mengetahui apakah besok (Rabu-red.), pembatalan masih dilakukan karena semuanya tergantung pada kondisi kabut asap," katanya.

Kabut asap yang menyelimuti angkasa Kalimantan Barat dalam dua pekan terakhir ini disebabkan oleh kebakaran lahan di sejumlah kabupaten dan akibat asap kiriman dari Kalimantan Tengah.

Data yang dikeluarkan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kalimatan Barat, Minggu (15/10), menunjukkan, terdapat 12 titik panas (hot spot) di Kabupaten Ketapang.

Di kota Pontianak yang sempat diguyur hujan, Senin (16/10), kabut asap cenderung semakin tebal dengan jarak pandang sekitar 300 meter. (*/rit)