Asap dan debu akibat pembakaran lahan di beberapa daerah di Provinsi Jambi, Sumatera Selatan dan Riau yang berbatasan langsung kian pekat dan membuat mata, ucap senjumlah pengendara sepeda motor di pelataran parkir WTC Jambi, Kamis (19/10/06).
Kabut asap yang melanda daerah itu sejak Agustus lalu, tidak saha melumpuhkan aktivitas seperti penerbangan, agen perjalanan dan kunjungan wisatawan ke daerah itu.
"Lihat Pak, debu yang mengotori mobil dan sepeda motor yang parkir jelas debu hasil pembakaran lahan,--padahal sebelumnya hanya kabut asap tidak ada debu--,ungkap hendi pekerja bengkel mobil meyakinkan bahwa kabut asap membawa kiriman debu.
Sejumlah titik api juga masih ditemukan di beberapa daerah di jambi, karena ada laporan ratusan hektar lahan di Tanjung Jabung Barat termasuk puluhan hektare tanaman pohon akasia ludes terbakar akibat kemarau panjang ini.
Pejabat Dinas perhubungan Provinsi Jambi, hari ini (Kamis) meninjau Pelabuhan Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk memastikan apakah transportasi laut belum terganggu akibat kabut asap, karena pelabuhan tersebut cukup ramai.
Pelabuhan Kuala Tungkal merupakan pelabuhan penting di pantai timur Jambi dan merupakan pintu gerbang transportasi laut baik kapal penumpang maupun barang khususnya melayani para TKI dari luar negeri yang hendak mudik Lebaran. (*/rit)