Antisipasi 'Spill Way' Meluap, Jembatan Bailey Disiapkan

Kapanlagi.com - Mengantisipasi terjadinya luapan lumpur dari kolam penampungan (Pond) 5 yang dialirkan ke spill way, yang berakibat putusnya akses jalan Desa Pejarakan, Desa Mindi, Desa Kedungcangkring dan Desa Besuki, Jabon, Selasa (31/10/06), Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur akan memasang jembatan darurat bailey.

"Pemasangan jembatan bailey di lokasi itu sebagai alternatif untuk mengantisipasi agar jalan yang menghubungkan empat desa itu tetap bisa digunakan, meski lumpur dialirkan melalui spill way," kata juru bicara Timnas Rudi Novrianto di Sidoarjo, Selasa (31/10/06).

Untuk itu, Timnas telah menghubungi pihak Dinas Bina Marga Jatim sebagai pihak yang memiliki jembatan bailey tersebut. Saat ini, jembatan bailey itu cukup representatif untuk dipasangkan di jalan desa tersebut.

"Jembatan bailey milik Bina Marga itu sudah pernah dipasang di ruas jalan tol di KM 37, ketika tol tenggelam. Bila nanti kita pasang disini, saya yakin tidak ada masalah," katanya.

Ia mengatakan, untuk sementara ini, sebelum rencana itu direalisasikan pihaknya terus melakukan peninggian jalan desa tersebut agar tetap bisa jadi jalur transportasi.

Banjir lumpur di sekitar lokasi spill way terjadi, Senin (30/10), karena tanggul tergerus, sehingga membuat aktifitas transportasi empat desa terganggu dan jalan utama dialihkan ke jalan di dekat rumah pompa yang berada di tanggul Kali Porong di Desa Pejarakan.

Langkah pengamanan itu ditempuh untuk menjaga jalur antar desa itu agar tak terputus. Pemasangan jembatan bailey menjadi pilihan utama Timnas untuk mengantisipasi "tenggelamnya" jalan desa, bila sewaktu-waktu terjadi luapan lumpur lagi. (*/rit)

©2003-2007 KapanLagi.com