< >

Tarif Bus AKAP Jakarta Mulai Normal

Rabu, 01 November 2006 12:56
Kapanlagi.com - Memasuki H+7 Lebaran, tarif bus antar kota antar propinsi (akap) dari Jakarta mulai normal seiring dengan makin sedikitnya penumpang dengann tujuan kota-kota di Jawa maupun luar Jawa.

"Kami sudah mulai menurunkan tarif bus di Terminal Pulogadung ini sebesar 20-40 persen, sehingga sama seperti tarif biasanya sebelum masa Lebaran kemarin," kata Sitorus, sopir bus akap ALS ketika ditemui di Jakarta, Rabu (01/10/06).

Menurut dia, selain karena instruksi dari pemerintah, alasan perusahaan bisnya menurunkan tarif karena jumlah penumpang yang berangkat dari Jakarta ke kota di luar Jawa amat sedikit.

"Sekarang ini jika dalam satu hari saya bisa mengangkut 10 atau paling banyak 20 penumpang sudah amat bagus. Dan seringkali banyak penumpang masih tetap menawar tarif bus yang sudah turun, terutama pada bus ekonomi," ujarnya.

Ia mengatakan, sekarang ini bila dibandingkan antara bis yang berangkat dan bis yang tiba, tentu yang lebih banyak adalah bus yang tiba dari luar Jakarta, sehingga tarif bus dari daerah menuju Jakarta baru akan kembali normal sekitar seminggu lagi.

"Kami mengandalkan pemasukan dari penumpang arus balik, sehingga berapapun penumpang yang kami berangkatkan dari Jakarta harus kami bawa juga karena untuk mengangkut arus balik dari daerah ke Jakarta yang notabene lebih banyak," kata dia.

Sitorus mengatakan, untuk tarif bus ekonomi Jakarta-Medan yang pada hari Raya seharga Rp310 ribu sekarang ini telah turun menjadi Rp270 ribu. Sedangkan untuk bis eksekutif dari Rp400 ribu menjadi Rp360 ribu.

Sedangkan, untuk tarif beberapa bus daerah tujuan NTB, Bima dan Mataram sudah mulai normal kembali pada H+3.

"Tarif sudah mulai turun dari hari ketiga sesudah Lebaran hari kedua, karena penumpang yang berangkat menuju NTB sedikit sekali, sehingga terpaksa kami harus menurunkan tarif yang berlaku," kata Rifai, sopir bus Dunia Mas.

Ia mengatakan, untuk tarif bus tujuan Jakarta-Bima turun menjadi Rp450 ribu dari Rp560 ribu, tarif bus tujuan Mataram dari Rp475 ribu turun menjadi Rp375 ribu dan bus menuju Bali turun menjadi Rp300 ribu dari Rp370 ribu. Semua tarif tersebut berlaku untuk bus AC.

Sementara itu, Purwanto, sorang petugas pada loket bus PO Langsung Jaya mengatakan, untuk tarif bus AC tujuan Jakarta-Solo menjadi Rp80 ribu dari Rp 130 ribu, dan untuk bus non AC dari Rp 70 ribu menjadi Rp 50 ribu.

"Untuk bus AC tujuan Jakarta-Yogya dari Rp250 ribu menjadi Rp115 ribu, dan tujuan Jakarta Semarang dari Rp200 ribu menjadi Rp90 ribu," katanya.

Menurut dia, setiap bus memiliki kebijakan harga masing-masing sesuai dengan jenis bis dan pelayanan yang diberikan kepada penumpang, sehingga harga yang berlaku tidak mungkin seragam di seluruh Terminal Pulogadung tersebut," ujarnya.

"Pada hari-hari biasa diluar event Hari Raya, tarif yang berlaku justru seringkali berada dibawah harga normal. Tawar-menawar yang terjadi tidak bisa dihindarkan, dan sopir mau tidak mau harus menerima harga yang diajukan, karena daripada tidak ada penumpang sama sekali," kata dia. (*/rit)