Pemerintah Bantu Rp1 Miliar Bangun Pagar Hutan Lindung di Perkampungan Baduy
Kapanlagi.com - Pemerintah pusat telah menyediakan dana sebesar Rp1 miliar melalui anggaran APBN Tahun 2007 untuk membantu Suku Baduy di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwi Damar, Kabupaten Lebak, membangun pagar disepanjang hutan lindung, kata Menteri Negara Pembangunan Desa Tertinggal, Saefullah Yusuf. "Bantuan ini sudah final karena sudah disetujui oleh DPR, tinggal realisasinya pada Tahun 2007 mendatang," kata Saefullah Yusuf pada Seminar Nasional bertema 'Mensejahterakan Masyarakat Baduy melalui Perlindungan Terhadap Tradisi, Adat dan Hak Ulayat Mereka' di Serang, Sabtu (04/11). Saefullah mengatakan, bantuan tersebut disetujui DPR berkaitan dengan keluhan masyarakat Baduy yang merasa resah dengan ulah peternak kerbau di luar Baduy yang membiarkan kerbau peliharaannya secara leluasa di sekitar hutan lindung, sehingga banyak hutan yang rusak. "Saya pernah berkunjung ke Desa Baduy dan bicara dengan penduduk disana, kemudian mereka minta bantuan agar bisa memagari hutan lindung ini, dan Alhamdulillah apa yang sampaikan ditanggapi positif DPR, dan hari ini saya serahkan secara simbolis kepada masyarakat Baduy," kata Saefullah yang menyerahkan secara teknis kepada Taufikurrachman Ruki sebagai yang mewakili masyarakat Baduy. Taufikurrachman Ruki yang juga Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekalgus Ketua Panitia Seminar Nasional itu sedikit bercanda mengatakan 'Saya jamin uang tersebut sampai untuk warga Baduy seratus persen, tidak ada potongan apapun'. Sementera itu, Kepala Desa Kanekes yang merupakan juru bicara adat Baduy Jaro Dainah ketika ditanya ANTARA tentang bantuan pemerintah pusat itu, mengatakan, bantuan tersebut sangat ditunggu-tunggu karena hutan lindung yang cukup luas di sekitar Perkampungan Baduy sudah banyak yang rusak oleh hewan. "Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan perhatian kepada kami, dan bantuan itu diharapkan dapat mempagari hutan lindung yang selama ini selalu dijaga oleh masyarakt Baduy dengan baik," katanya. Seminar yang diprakasai Paguyuban Warga Banten (Puwnten) dan Yayasan Wadah Musyawarah Masyarakat Baduy, juga hadir Menteri Dalam Negeri Mohammad Ma'ruf, Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witular, Plt Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosiyah, Bupati Lebak, Bupati Pandeglang dan Bupati Serang. (*/lpk) |