< >

Bandung Miliki Rumah Sakit Internasional

Minggu, 05 November 2006 09:08
Kapanlagi.com - Kota Bandung saat ini telah memiliki sebuah rumah sakit swasta yang bertaraf internasional dengan fasilitas dan pelayanan kesehatan yang berkualitas serta dukungan dokter yang berpengalaman dari luar dan dalam negeri.

Dalam sambutannya dihadapan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari, Direktur Santosa Bandung International Hospital, DR Albert Hendarta mengatakan visi pembangunan rumah sakit ini akan menjadi rumah sakit terkemuka di Indonesia dengan peralatan yang lengkap dan canggih.

"Dengan kapasitas 380 tempat tidur, 25 persennya merupakan layanan bagi pasien kelas III yang merupakan pelayanan rawat inap bagi peserta Askeskin dalam bentuk "charity ward"," katanya kepada para undangan yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan, anggota Komisi IX DPR RI, Ginanjar Kartasasmita dan beberapa tokoh masyarakat lainnya.

Albert menjelaskan beberapa peralatan canggih seperti MSCT-Scan 64 slice, Magnetic Resonance Imaging (MRI) 1,5 Tesla, USG 4 Dimensi, Cath-Lab atau Anggiography, Mammography dan alat pemecah batu ginjal yang umumnya buatan Jerman, Belanda dan Amerika Serikat.

Diharapkan Albert, rumah sakit yang sudah melakukan kerjasama dengan berbagai rumah sakit di luar negeri dan juga Universitas Padjajaran dan RS Hasan Sadikin mampu menyedot para ahli dari dalam dan luar negeri untuk melakukan alih pengetahuan dan teknologi medis.

Terkait dengan pembangunan rumah sakit internasional ini, Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari mengharapkan agar para pasien yang berada di Bandung khususnya dan Indonesia pada umumnya untuk dapat berobat ke rumah sakit yang berada di dalam negeri.

Hal ini dimungkinkan karena saat ini tidak sedikit pasien dari Indonesia yang sengaja berobat ke luar negeri karena tidak mempercayai dokter ataupun rumah sakit yang ada di Indonesia.

"Mudah-mudahan dengan pelayanan profesional dari rumah sakit ini dapat membuat keadaan terbalik dengan mendatangkan pasien-pasien dari luar negeri untuk berobat ke Indonesia," ujar Siti dalam sambutannya. (*/erl)