"Tidak tahu, ya. Tapi sebenarnya peran yang aku bawakan sama sekali berbeda jauh dengan karakter keseharianku diluar syuting," jelas gadis kelahiran 3 Januari 1983. yang akrab disapa Violin ini. Dan kini ia ketiban karakter yang sama di sinetron terbarunya Keajaiban Cinta yang masih dalam fase syuting.
"Aku tetap membawakan peran jutek, penganggu dan 'ular.' Dan bagiku tidak masalah. Bagaimanapun ini merupakan bagian dari tanggungjawab dan konsekuensi profesi. Jadi harus dijalani dengan baik. Dan selama ini aku menikmati," ungkapnya saat disambangi diacara Lions Club, Senayan City, Sabtu (4/11) dimana Violin tercatat sebagai wakil sektretarisnya Alicia Djohar.
Bahkan keberhasilnya membawakan peran antagonis, dengan membuat penonton pada jengkel dan gemas menjadi indikasi bahwa aktingnya sukses. "Itu memang harapannya. Aku mencoba untuk besar dengan peran-peran yang aku mainkan bukan besar dengan gosip berbagai persoalan pribadiku," ujarnya lugas.
Tapi, hebatnya walau kerap memainkan karakter yang membuat orang mangkel, Violin mengaku tak pernah mendapatkan perlakuan tidak senonoh dari ibu-ibu seperti yang pernah dialami bintang antagonis lainnya.
"Alhamdullillah, mereka pada paham kalau itu hanya akting saja. Bahkan kebanyakan ibu-ibu pada kaget saat ketemu langsung. Mereka pada bilang, eh ternyata Violin orangnya lembut, ya," tutur dara yang sekilas berparas mirip Siti Nurhalizah ini sembari tersipu. (kl/wwn)












