Advertisement
 
Jum'at, 10 November 2006 13:46
November 2006, Puncak Migrasi Burung Dari Asia Timur ke Indonesia
Kapanlagi.com - Puncak migrasi burung dari kawasan Asia Timur ke Indonesia guna menghindari musim dingin, diperkirakan akan berlangsung selama rentang antara Oktober sampai November 2006.

Wakil Ketua Raptor Conservation Society (RCS), Usep Suparman, di Jakarta, Jumat (10/11/06), mengatakan, burung dari Asia Timur yang datang ke Indonesia pada November 2006, akan terus berdatangan secara bergerombol yang setiap gerombol burung itu terdiri dari antara 300 sampai 500 ekor.

"Biasanya selama Januari sampai Maret, burung yang bermigrasi itu akan kembali ke tempat asalnya seiring terjadinya peralihan musim kemarau ke musim penghujan di Indonesia," katanya.

Ia mengatakan burung yang berasal dari Jepang, China, Taiwan, dan Hongkong tersebut, memasuki ke wilayah tanah air sejak September 2006 setelah melalui perjalanan panjang dari Asia Timur melewati sejumlah negara, seperti, Thailand, Malaysia, dan Indonesia.

Burung yang bermigrasi itu, tidak mengikuti jalur laut melainkan melalui daratan dengan mengikuti areal pinggiran hutan mengingat mudahnya untuk mendapatkan makanan selama perjalanan.

Selepas masuk ke Pulau Sumatera, rombongan burung itu melintasi Selat Sunda kemudian masuk ke Merak, Jakarta, Depok, Cibinong, Cisarua, Puncak, Cipanas, dan Cianjur. Sesampainya di Cianjur, rombongan burung itu terpecah ada yang melanjutkan ke Sukabumi dan Cianjur Selatan atau ke kawasan Gunung Tangkuban Perahu, Kabupaten Subang.

"Burung yang berkumpul di Gunung Tangkuban Perahu itu, akan melanjutkan perjalanan kembali ke Cirebon, Yogyakarta, Surabaya dan Bali, bahkan tidak sedikit juga yang mendatangi kawasan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT)," katanya.

Migrasi burung dari Asia Timur ke Indonesia sudah menjadi rutinitas setiap tahunnya hingga menarik untuk melakukan pengamatan burung. Dari hasil penelitian pada 2005 lalu, jumlah burung yang bermigrasi ke Indonesia mencapai 8.900 ekor.

"Sedangkan perhitungan sampai awal November 2006, jumlahnya mencapai empat ribu ekor namun diperkirakan secara keseluruhan jumlah burung yang bermigrasi itu tidak beda jauh dengan tahun sebelumnya," katanya.

Jenis burung yang bemigrasi itu, seperti, Alap-alap China, Alap-alap Jepang, Siket Madu Asia. "Sebagian besar berjenis falcon," katanya. (*/rit)









 

©2003-2007 KapanLagi.com