Upaya pencarian dengan mengerahkan sebuah kapal laut milik Badan SAR Daerah (Basarda) Bali dan sebuah helikopter sewaan belum membuahkan hasil, kata Ketua Basarda Bali I Ketut Parwa ketika dihubungi Antara Jumat.
Ia mengatakan, kapal SAR bantuan Presiden RI yang memiliki panjang 22 meter telah "menyapu" perairan Nusa Penida, namun tidak menemukan kedua korban yang hilang.
Demikian pula pencarian lewat udara dengan menggunakan sebuah helikopter sewaan telah menerbangi perairan Nusa Penida. Untuk pencarian sementara hari ini dihentikan dan kapal laut sudah merapat di Pelabuhan Benoa.
"Pencarian dengan helikopter kembali akan dilanjutkan sore hari, setelah helikopter milik Badan SAR Nasional (Basarnas) tiba, yang kini dalam penerbangan dari Surabaya menuju Bali," kata Parwa.
Sesuatu teori dan pengalaman orang tenggelam dengan menggunakan alat selam baru akan muncul ke permukaan laut setelah dua hari. Sementara kedua korban yang hilang pada Rabu sore (8/11).
"Sore nanti atau bosok diharapkan kedua korban sudah muncul ke permukaan sehingga akan dapat dipantau sekaligus ditemukan, baik lewat pencarian laut maupun helikopter," harap Parwa.
Dua wisatawan asal Ceko masing-masing Peter Vasicek (36) dan Zdirad Zak (25) hilang di perairan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung saat menyelam menikmati panorama alam bawah laut pada Rabu sore (8/11).
Kedua korban bersama tiga anggota rombongan lainnya menikmati panorama alam bawah laut di sekitar Desa Jungutbatu, Nusa Penida pada Rabu (8/11) sekitar pukul 13.00 Wita, hingga dua jam kemudian tidak muncul ke permukaan laut.
Sedangkan tiga rekan lainnya masing-masing Monica Seglikova (30), Vendula Strachota (22) dan Antonin Sebek (40) menyelam sesuai jadual yang telah disepakati sebelumnya. (*/rit)








