"Ia berada dalam kondisi baik. Kami yakin hanya soal waktu saja ia akan keluar dari rumah sakit," kata Mirzan Mahathir kepada AFP.
"Ia sehat dan ia sedang istirahat," tambahnya.
Mirzan menyalahkan serangan jantung itu pada kunjungan Mahathir baru-baru ini ke Arab Saudi dan Selandia Baru, dan mengatakan ayahnya yang berusia 81 tahun itu "lelah".
Mahathir, yang memerintah Malaysia selama 22 tahun sebelum menyerahkan kekuasaan kepada PM Abdullah Ahmad Badawi Oktober 2001, dibawa ke rumah sakit Institut Jantung Internasional, Kamis setelah kena serangan jantung.
Ia juga menderita serangan jantung tahun 1989 dan mantan PM itu menjalani operasi jantung.
Mirzan mengatakan ayahnya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas doa dan pesan mereka bagi kesembuhannya.
Mirzan mengatakan stsd anjuran para dokter, Mahathir diperkirakan akan tetap di rumah sakit selama satu minggu dan kemungkinan tidak akan ahdir dalam pertemuan tahunan Organisasi Melayu Bersatu (UMNO yang berkuasa pekan depan.
"Saya kira ia tidak akan menghadiri pertemuan itu. Ia masih akan berada di rumah sakit," katanya.
Mahathir kini terlibat dalam satu pertengkaran dengan PM Abdullah yang ia tuduh tidak becus mengatur ekonomi, korupsi dan nepotisme. Tuduhan-tuduhan itu berulang-ulang dibantah PM Malaysia itu. (*/rit)








