Sekitar 100 orang pasien akan menerima sel batang dari sumsum tulang belakang mereka sendiri dan yang lainnya akan menerima placebo dalam waktu lima jam setelah mereka terkena serangan jantung, demikian percobaan yang direcanakan akan dilakukan pada awal tahun depan.
"Kami berharap para pasien akan dapat memperoleh perobahan kehidupan yang jauh lebih baik selang enam bulan setelah terapi sel batang diberikan," kata Professor John Martin, dari University College London yang akan melakukan tes uji pemberian sel batang tersebut.
Stem cells (sel batang) adalah sel induk yang dapat berubah bentuk menjadi sel apapun atau menjadi jaringan apapun. Para ilmuwan meyakini sel batang dapat berfungsi sebagai system yang besifat memperbaiki dan memberikan cara-cara baru atau terapi baru bagi berbagai penyakit mulai dari penyakit jantung dan diabetes sampai ke Alzheimer dan multiple sclerosis (penyakit kronis yang menyerang system syaraf, yang menyebabkan penderita antara lain bergerak gemetaran dan mengerjapkan matanya berulang kali)
Sel batang embryo (janin) memiliki potensi yang luar biasa namun penggunaanya masih sangat kontroversial (bertentangan dengan semua agama) karena berasal dari janin usia muda.
Sel batang dewasa memiliki potensi yang lebih terbatas namun apabila diambil dari si pasien sendiri hal itu dapat mengatasi masalah etika dan mengurangi risiko ditolak oleh tubuh.
"Sebelumnya sejumlah penelitian telah dilakukan, para ilmuwan melakukan pemberian melalui suntikan, sel batang ke dalam jantung pasien beberapa hari atau pekan setelah serangan jantung terjadi," kata Martin kepada Reuters.
Penelitian para ilmuwan Inggris akan memadukan terapi dan penanganan bagi pasien jantung cara konvensional dengan penyuntikan sel batang pada pasien pasca serangan jantung.
Para ilmuwan yakin apabila terapi tersebut diberikan dalam waktu berselang yang tidak lama setelah terjadi serangan hal itu akan dapat menghentikan kerusakan yang tejadi pada jantung.
Pada penelitian sel batang terdahulu para ilimuwan mencoba untuk memperbaiki jantung setelah terjadi kerusakan pasca serangan.
Sel batang akan diambil dari sumsum tulang belakang pasien setelah dilakukan penanganan serangan jantung pada pasien. Sel batang yang telah dipersiapkan kemudian akan disuntikkan kedalam tubuh pasien.
Percobaan yang akan dilakukan oleh Martin dan rekan-rekannya merupakan percobaan lanjutan setelah melakukan percobaan pada hewan dan manusia yang juga menggunakan sel batang dalam upaya untuk menemukan terapi baru untuk mengobati penyakit jantung.
Pada percobaan sebelumnya yang dilakukan para ilmuwan Hong Kong dan Australia 28 orang pasien yang menderita penyakit jantung pada tingkat serius memperlihatkan hasil adanya perobahan positif yaitu menaikkan kemampuan jantung memompa darah dan meningkatkan kemampuan penderita untuk nelakukan kegiatan olah raga.
Martin mengatakan dalam kurun waktu dua tahun mendatang para dokter akan dapat mengetahui hasil dari penelitian tersebut yang didanai oleh Yayasan Sel Batang Kerajaan Inggris yang mendukung penelitian mengenai sel batang.
Penyakit jantung adalah penyebab kematian nomor satu di dunia yang juga membatasi kemampuan fisik sipenderita. Di Inggris 100 ribu orang tiap tahunnya meninggal akibat serangan jantung sementara di Amerika Serikat 700 ribu orang menjadi korban setiap tahunnya.
Banyak orang yang bertahan hidup setelah melewati serangan jantung menderita berbagai masalah kesehatan.
Kebiasaan merokok, tekanan darah tinggi, memiliki kadar cholesterol dalam darah yang diatas batas normal, kegemukan dan kurangnya melakukan kegiatan olah raga serta kencing manis (diabetes) adalah faktor pencetus bagi seseorang untuk menderita penyakit jantung. (*/lpk)