"Saat ini zakat yang terdata terdapat Rp500 miliar pertahunnya, sedangkan yang tidak terdata lebih dari itu," kata Sekretaris Forum Zakat (FoZ), Noor Aflah, di Jakarta, Jumat (10/11/06).
Menurut pengurus asosiasi lembaga pengumpul zakat itu, banyak zakat yang tidak terdata yang disalurkan melalui pondok pesantren maupun disalurkan langsung oleh individu pemberi zakat (muzaki) kepada mereka yang berhak menerima zakat (mustahiq).
"Banyak pengusaha yang memiliki tim sendiri untuk menyalurkan zakatnya. Pernah ada pengusaha yang bercerita kepada kami bahwa ia menyalurkan sendiri zakatnya setiap tahun yang mencapai Rp500 juta. Belum lagi di pondok pesantren dengan santri seluruh Indoensia yang mencapai ratusan ribu," katanya.
Sementara Forum Zakat selama Januari-Oktober 2006 telah mengumpulkan Rp182 miliar, atau hampir sama dengan tahun sebelumnya, kata Noor.
Data tersebut diperoleh dari 14 lembaga zakat yang telah menyerahkan data terakhirnya kepada FoZ dari 25 lembaga pengumpul zakat aktif yang menjadi anggotanya dan lebih dari 200 lembaga pengumpul zakat pasif.
Sedangkan selama Ramadhan tahun ini, menurut Noor, pengumpulan zakat Oleh FoZ meningkat sekitar 15 persen.
Menurut Noor, saat ini kesadaran masyarakat untuk membayar zakat maupun berinfaq dan bersadaqoh cukup tinggi. Hal ini karena semakin tingginya pendidikan dan juga mudahnya informasi yang diakses mengenai ZIS ini.
"Perda-perda tentang zakat yang dibuat juga merupakan bukti kesadaran baik rakyat maupun pemerintah untuk mengemabangkan zakat," katanya.
Selain itu juga banyaknya lembaga pengumpul zakat yang ada sehingga memudahkan masyarakat yang ingin menyalurkan kelebihan hartanya.
Dari data yang dikumpulkan FoZ, penyaluran zakat terbanyak di bidang pemberdayaan ekonomi dan pendidikan mencapai 40 persen, kesehatan 10 persen dan untuk disalurkan secara langsung untuk sumbangan kepada para dhuafa sebesar 10 persen.
"Rendahnya dana untuk sumbangan karena program ini hanya bersifat sementara saja, padahal perlu untuk sebuah progranm jangka panjang yang manfaatnya jelas lebih besar nantinya," katanya. (*/rit)