Abbas menegaskan sikapnya itu kepada PM Ismail Haniya, pemimpin pemerintah sekarang, dalam perundingan di Kota Gaza Kamis malam, kata Pusat Informasi Palestina.
Situs internet itu, yang mengutip "sumber-sumber yang mengetahui" mengatakan penolakan Abbas terhadap Shubair terjadi setelah AS, Israel dan "negara-negara Arab tertentu" menolak ilmuwan independen itu karena "terlalu dekat" dengan HAMAS.
Tidak ada segera komentar dari HAMAS atau Pemerintah Palestina.
Shubair, 60 tahun, seorang ahli biologi klinis dan mantan Rektur Universitas Islam di Gaza, dianggap dekat dengan HAMAS tapi tidak pernah bergabung dengan kelompok itu. (*/lpk)