Sebanyak 190 pria dan 19 perempuan bersaing memperebutkan 40 kursi. Empat tahun lalu, tak seorang perempuan pun meraih kursi. Tetapi tahun ini, setidaknya satu perempuan diperkirakan akan meraih kursi di dewan wilayah, tempat ia tak memiliki pesaing.
Jumat malam, polisi Bahrain dan sekelompok kecil perusuh bentrok. Perusuh tersebut menghalangi pintu masuk ke desa Sanabis, pinggir kota Manama, dengan membakar tempat sampah.
Saksi mata mengatakan perusuh telah berpawai guna menuntut penyelidikan mengenai laporan pada Agustus dari Pusat Pembangunan Demokratis Teluk (GCDD), yang berpusat di London dan menyatakan sekelompok rahasia pejabat pemerintah bersekongkol menyulut ketegangan antar-aliran dan mencurangi hasil pemungutan suara.
Pawai itu diduga telah berubah jadi kerusuhan ketika sebagian warga berusaha ikut-campur dan menghentikan pawai tersebut.
Tiga orang diduga telah ditangkap setelah polisi memasuki daerah itu, tapi sebagian warga menyatakan lebih banyak orang telah ditangkap.
Beberapa jam sebelumnya, pemerintah mengizinkan pawai serupa dilaksanakan setelah penyelenggaranya menerima izin.
Pekan lalu kelompok oposisi gerakan Haq (Hak) dalam surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan telah menyerukan penyelidikan PBB mengenai dugaan tersebut.
Raja Bahrain bertemu dengan sebagian oposisi guna mengkaji pernyataan itu, memerintahkan pemerintah untuk menyelidiki tuduhan tersebut dan bertindak guna mencega mereka yang namanya termaktub dalam laporan itu mengawasi pemilihan umum. (*/cax)