Dengan gelar dari Universitas Keio itu, maka setidaknya Presiden Yudhoyono telah menerima tiga gelar sejenis setelah sebelumnya menerima penghargaan yang sama dari Universits Webster Amerika Serikat (AS) dan Universitas Andalas Padang.
Berbeda dengan penganugerahan gelar doktor kehormatan di bidang media dan pemerintahan dari universitas di Jepang itu, Kepala Negara sebelumnya menerima doktor kehormatan bidang ilmu hukum serta revitalisasi pertanian, kehutanan, dan perikanan.
Presiden berada di Tokyo Jepang sejak hari Minggu untuk sebuah kunjungan selama tiga hari.
Selama kunjungannya itu, selain menerima gelar doktor kehormatan, Senin ini, Presiden bersama Ibu Ani Yudhoyono juga mengikuti upacara penerimaan kenegaraan oleh Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko Shoda di Istana Kekaisaran dan melakukan kunjungan kehormatan kepada Kaisar dan Permaisurinya.
Pada Selasa (28/11), bertempat di Hotel Imperial Presiden Yudhoyono dijadwalkan melakukan pertemuan dengan beberapa pengusaha Jepang, Kamar Dagang Jepang Keidanren dan melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat tinggi Jepang seperti Menlu Taro Aso, Menteri ekonomi, perdagangan dan industri Akira Mari dan Menkeu Koji Omi.
Selasa sore, Presiden akan melakukan pertemuan bilateral RI - Jepang di kantor PM Jepang Shinzo Abe dan malamnya dijamu santap malam oleh PM Abe.
Setelah dari Jepang, Presiden dan rombongan melanjutkan misi kunjungannya ke Rusia. (*/rit)








