Direktur Utama PT Blora Patagras Hulu, A Noveri, di Blora, Kamis, mengatakan, kelegaan ini lantaran pemerintah pusat dan institusi terkait masalah Blok Cepu telah mengesahkan angka resmi pembagian PI tersebut.
Kabupaten Blora, kata dia, tetap memperoleh pembagian PI sebanyak 2,182% dari nilai investasi Rp27 triliun, hal ini cukup menggembirakan masyarakat Blora, sementara Provinsi Jateng memperoleh 1,091%, provinsi Jatim 2,242% dan Kabupaten Bojonegoro memperoleh 4,484%.
Ia mengatakan, sebelumnya memang ada keraguan tentang besarnya pembagian PI, karena ada wacana serta desakan dari sebagian warga Bojonegoro tentang PI Blok Cepu untuk daerah diminta utuh 10%.
Wacana itu sempat banyak pihak di Blora khawatir, tetapi kami bersyukur setelah ada keputusan tentang besarnya PI untuk Blora ini cukup melegakan semua pihak, katanya.
Ketua HIPMI Blora, Eddy Harsono mengatakan, bahwa pembagian PI Blok Cepu sudah final dan Kabupaten Blora cukup membawa angin segar, karena kelak bisa meningkatkan kehidupan masyarakat di daerah ini.
Kepastian angka pembagian PI Blok Cepu, kata dia, melegakan masyarakat Blora dan mudah-mudahan Blok Cepu nantinya bisa menyejahterakan masyarakat khususnya di Kabupaten Blora. (*/cax)