MENKP: Produk Olahan Rumput Laut Harus Ditingkatkan
Kapanlagi.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi mengatakan produksi produk olahan rumput laut harus ditingkatkan untuk menambah nilai jual dan tidak hanya diperdagangkan sebagai bahan baku."Rumput laut merupakan komoditas hasil laut yang diunggulkan dan kita memiliki potensi yang besar karena produk olahan dari rumput laut mencapai 500 jenis. Untuk itu butuh terobosan dengan mengolah rumput laut menjadi produk olahan atau produk akhir yang bernilai jual tinggi," katanya usai acara pengukuhan Komisi Rumput Laut Indonesia dan Lokakarya Pengembangan Rumput laut Nasional, di Jakarta, Kamis. Ia mengatakan pembentukan Komisi Rumput Laut Indonesia bertujuan untuk pengembangan industri rumput laut nasional sehingga dapat meningkatkan target ekspor dalam bentuk produk akhir. "Ekspor harus sudah dalam bentuk produk akhir, untuk peningkatan industrinya maka tugas komisi untuk mengupayakan. Selama ini produk rumput laut hanya sampai tepung, kita ingin lebih dari itu," katanya. Menurutnya produksi rumput laut dan produk olahannya masih belum ada kemajuan yang berarti sehingga masih perlu ditingkatkan agar berkembang seperti komoditas unggulan dari revitalisasi perikanan yang lain yaitu tuna dan udang. Pemanfaatan rumput laut di Indonesia yaitu untuk industri agar-agar, karaginan dan alginat, sedangkan perdagangan internasional agar-agar sebagai produk jadi terus meningkat. Kebutuhan bahan mentah agar-agar di dunia yaitu 3.500 ton produk jadi per tahun dengan konsumen terbesar Jepang. Indonesia memiliki potensi rumput laut yang besar dan seharusnya dapat bersaing dalam produksi dengan negara-negara lain seperti Jepang, Amerika Serikat, Kanada, Filipina, Malaysia, India, Chili dan Madagaskar. (*/rit) |