264 Perusahaan Dalam dan Luar Negeri Beroperasi di NTB

Kapanlagi.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Drs H. Lalu Serinata mengatakan, hingga tahun 2006 dilaporkan terdapat sebanyak 264 perusahaan yang beroperasi di NTB.

"Itu berarti ada penambahan 34 perusahaan atau meningkat 14,78% dibanding tahun 2004 sebanyak 230," katanya di Mataram, Kamis (30/11).

Pada Workshop Pola Pembiayaan dan Pengembangan Kerjasama Investasi Kawasan Produksi Daerah Tertinggal di NTB, gubernur melalui Asisten I Sekda NTB, Drs. Jaswad menjelaskan, 264 perusahaaan itu antara lain mengerjakan 103 proyek fasilitas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan rencana investasi Rp3,57 triliun, sementara yang terealisasi sekitar 28,57% atau Rp1,01 triliun.

Sedangkan investor yang menggunakan fasilitas Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat mengerjakan 173 proyek dengan rencana investasi US$5,65 miliar dengan realisasi mencapai US$3,08 miliar atau 54,69%.

"Karena itu, kalau kondisi tahun 2005 dibanding jumlah perusahaan hingga September 2006 maka ada peningkatan 4,54 persen," ujarnya.

Dia menjelaskan, secara umum laju pertumbuhan investasi di daerah ini terlihat masih mengalami beberapa permasalahan pokok antara lain masalah prasarana infrastruktur penunjang investasi seperti kondisi jalan, jembatan dan sarana transportasi yang masih terbatas.

Menurut dia, NTB memiliki potensi investasi cukup potensial untuk dikembangkan dan mendatangkan keuntungan, namun hingga kini potensi tersebut belum sepenuhnya dapat dikelola dan dikembangkan bagi kemajuan daerah.

Seperti potensi lahan kering produktif yang cukup luas dan cocok dikembangkan untuk berbagai komoditi unggulan kini luasnya mencapai 1,8 juta hektar. Lahan tersebut cocok dikembangkan untuk tanaman jagung, kedelai, tembakau, kopi, coklat, jambu mete, jarak dan kapas yang sangat dibutuhkan di pasar luar negeri.

Selain itu, sektor peternakan dengan hamparan lahan yang membentang disepanjang Pulau Sumbawa, selain cocok untuk lahan pertanian dan pengembangan perkebunan juga hampir seluruhnya memiliki potensi pengembangan peternakan seperti sapi, kerbau, kambing dan kuda.

"NTB juga dikenal kaya dengan bahan tambang berupa emas, tembaga, marmer, batu apung, mangan bahkan minyak bumi serta bahan tambang strategis lain," katanya. (*/lpk)

©2003-2007 KapanLagi.com