
"Kemenangan ini sangat mengejutkan bagi saya. Tapi ini menjadi modal awal yang bagus bagi saya sekaligus menambah keyakinan saya untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi lagi tahun depan," ungkap Agnes di JCC, Rabu (20/12).
Lebih dari itu, Agnes juga merasa bangga dengan keberhasilannya kali ini. Pasalnya, dengan diterimanya penghargaan tersebut, genre musik R & B yang digelutinya mulai diterima di pangsa pasar tanah air sejajar dengan pop atau rock. "Ini akan menjadi acuan saya ke depan untuk bisa lebih matang lagi dalam bermusik, dan tidak hanya di Indonesia saja," tandasnya.
Selain itu, kemenangan ini juga menambah keyakinan Agnes atas masa depan musik R & B di Indonesia. Agnes merupakan tipikal pekerja keras dan total. Baginya tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Muncul menjadi terbaik dari genre musik yang segmented, semacam R & B, bukan hal mudah. Apalagi khasanah musik tanah air dibanjiri musik pop dan rock. "Puji Tuhan ini berkah dari-Nya," ucapnya.
Sementara itu, Anggun Cipta Sasmi, satu-satunya penyanyi Indonesia yang sukses di pasar internasional, berharap kedepan, banyak artis-artis Indonesia bisa go internasional. Itu tersirat saat ia menginginkan penghargaan Best Internasional Artis bukan menjadi penghargaan khusus lagi.
"Setiap ditanya mengenai resep untuk go internasional, saya selalu menjawab, bahwa kita tidak bisa hidup tanpa mimpi. Dari mimpi itu kita bisa berawal. Bukan berarti kita tidur kemudian bangun terus tidur lagi. Tapi saat kita bangun dari mimpi kemudian mandi lalu makan, kita musti melakukan sesuatu untuk mewujudkan mimpi tersebut. Seperti saat saya bertekad untuk meninggalkan Indonesia meraih mimpi," ungkapnya.
Menilik penuturan Anggun, artis-artis kita bisa mengambil sebuah pelajaran. Bahwa mimpi saja sama sekali tidak berarti, tanpa tekad dan kerja keras semuanya hanya mimpi. Dan tekad serta kerja keras tersebut patut dikedepankan oleh Agnes. Untuk hal itu, Agnes dirasa punya kapasitas. (kl/wwn)