"Dua pabrik akan dibangun tersebut investasinya berkisar US$30 juta sampai US$40 juta," kata Direktur promosi dalam negeri bidang promosi penanaman modal BKPM, Yuliot di Palembang, Kamis (04/01).
"Itu murni penanaman modal asing (PMA) dari tiga perusahaan," kata Yuliot ketika mendampingi Direktur Finance Division Inizio, Looi Kem Loong dan Chief Executive officer platinum energy, Edward K.K.Leung bertemu dengan Gubernur Sumsel, Syahrial Oesman.
Ada tiga PT yakni PT Inizio bio fuel Indonesia, platinum energy dan PT Nora bio fuel Indonesia, kata mitra lokal dari tiga perusahaan tersebut yang juga Presiden Direktur PT Elitech Datacom, H.Marthias Dawi, MBA.
Menurut dia, Perusahaan itu sudah banyak membuat pabrik di seluruh dunia. Ketiga perusahaan ini bergerak di bidang bio fuel dan kedatangan ke Sumsel ini dalam rangka melakukan survei dan dari BKPM sudah ada persetujuan untuk dikeluarkan izin atas nama tiga perusahaan tersebut.
"Kita ingin survei lokasi dan Pak Gubernur tadi menyambut baik," katanya.
Ia mengemukakan, diharapkan kedepan tidak perlu lagi diekspor, nanti hasil sawit, CPO diolah disini.
Kapasitas pabrik yang akan dibangun tersebut sekitar 120 ribu ton/tahun, jadi minimal lahannya 30 ribu ha, ujarnya.
Gubernur Sumsel, Syahrial Oesman menyambut baik kedatangan investor tersebut dan ia menyatakan, kalau di Sumsel akan dibangun pelabuhan Tanjung Api-api.
"Kalau untuk infrastruktur jalan disini, ada lintas Sumatera, tengah dan Timur sama dengan transportasi sungai tidak ada masalah, karena lokasinya strategis, kata Yuliot.
Selain itu, kalau mereka mau ekspor disini bisa langsung ke laut China dari segi transportasi di provinsi ini jauh lebih dekat dibanding dengan daerah-daerah lainnya, tambah Yuliot. (*/lpk)