Boonrawd kepada wartawan mengemukakan bahwa kemungkinan besar pelaku adalah orang berseragam.
"Sembilanpuluh persen dapat dipastikan motifnya adalah politik dan hanya sedikit kelompok mampu melakukan serangan itu," katanya.
Dia mengatakan kecil kemungkinan warga terlatih mengoordinasikan delapan ledakan kecil di kawasan luas perkotaan, sehingga kemungkinannya tinggal "polisi atau militer".
Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Perdana menteri terguling Thaksin Shinawatra adalah mantan polisi dan pengamat mengatakan, anggota kepolisian setia kepada Thaksin, namun pura-pura independen, mungkin berada di belakang peledakan tersebut.
Thaksin membantah terlibat apa pun dengan serangan menewaskan tiga orang serta melukai 42 lagi itu. (*/lpk)