"Dua penjaga, karyawan kementerian kehakiman, ditahan untuk diperiksa, namun belum ada tuduhan terhadap mereka," kata Sami Askari, anggota parlemen dari kaum Syiah, yang menyaksikan eksekusi tersebut.
Dalam wawancara dengan CNN, yang disiarkan Kamis (04/01), Penasehat Keamanan Nasional Irak Mowaffaq Rubaie mengatakan pengambilan gambar video tidak resmi tersebut mungkin dilakukan salah satu penjaga.
Namun, ia mendukung penyebaran cuplikan resmi saat-saat sebelum eksekusi, yang disiarkan tanpa suara.
"Kami ingin dunia tahu bahwa eksekusi telah dilaksanakan, sebab di bagian dunia ini penuh dengan teori konspirasi," katanya.
Dia mengemukakan, gambar video lengkap dengan suara akan diperlihatkan kepada yang melakukan penyelidikan perkara pengambilan gambar secara daim-diam saat eksekusi itu. (*/lpk)