Menurut Koordinator Humas Dinas Pendidikan Lampung, A. Hamid S SH, di Bandarlampung, Jumat, pemberian bantuan TV dan TVRO bagi delapan kabupaten dari sepuluh kabupaten dan kota di seluruh Lampung merupakan bagian dari program TV pendidikan nasional.
Ditargetkan pada Januari 2007 program itu telah dapat efektif berjalan.
Salah satu target pengembangan TV pendidikan nasional itu adalah menyiapkan anak didik di sekolah dengan materi pembelajaran untuk persiapan mengikuti Ujian Nasional (UN).
TV yang telah didistribusikan ke sekolah-sekolah itu sebanyak 2.204 buah serta 455 buah TVRO yang diserahkan untuk 1.112 buah SMP/MTs negeri dan swasta di luar Bandarlampung dan Metro.
Metro dan Bandarlampung tidak mendapatkan bantuan TV dan TVRO karena wilayah tersebut dinilai memiliki kemampuan memadai, sekaligus sebagai dua kota di Lampung dengan pencapaian prestasi pendidikan cukup baik.
Sebanyak 20 TV lainnya tidak dibagikan, karena 10 diantaranya untuk Dinas Pendidikan Lampung dan 10 buah TV lainnya sebagai cadangan.
Khusus TVRO hanya diserahkan kepada sekolah yang berada di wilayah terpencil dan pinggiran serta tidak dapat menangkap sinyal siaran televisi.
Depdiknas dalam kaitan persiapan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2007, telah memrogramkan adanya upaya penyebarluasan bahan materi ajar kepada para siswa yang akan mengikuti UN di seluruh Indonesia.
Keberadaan TV dan TVRO itu dapat menjadi sarana bagi penyebarluasan materi pelajaran yang akan diujikan dalam UN, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA, dengan jadual penayangan setiap hari Senin, Selasa, Rabu, dan Jumat.
Tujuannya adalah agar tidak ada lagi kesenjangan materi pelajaran yang diterima para siswa di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, baik di wilayah perkotaan maupun daerah terpencil. (*/rsd)