< >

Lokasi Jatuhnya Adam Air Masih Misterius

Jum'at, 05 Januari 2007 12:50
Kapanlagi.com - Hingga pukul 12.00 WIB, Jumat (5/1) upaya pencarian pesawat Boeing 747-400 Adam Air dengan nomor penerbangan KI 574 yang dikabarkan hilang di sekitar Pulau Sulawesi bagian barat belum mendapati titik terang. Penyirisan yang dilakukan Tim SAR yang dibantu berbagai pihak belum membuahkan hasil.

"Masih kosong," kata Letkol Pnb Mudjianto singkat, pilot pesawai intai Boeing 737-200 dari Squadron 8 Lanud Hasanuddin Makassar saat ditanya wartawan, Jumat soal hasil pengingaitannya selama lebih dari tiga jam.

Ia dan timnya sudah mengitari daerah-daerah yang dicurigai sebagai tempat jatuhnya pesawat nahas yang dipiloti Refri A Widodo itu baik di wilayah Sulsel, Sulbar bahkan sampai ke Sulawesi Utara. Namun belum ada tanda-tanda yang diperoleh tentang keberadaan pesawat yang dicari.

Keterangan di Lanud Hasanuddin menyebutkan, upaya pencarian terus diperluas, tidak hanya di daerah Majene, Mamuju, Polewali-Mandar dan Tanah Toraja. Tetapi juga ke Teluk Bone sampai ke daerah Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Selama Jumat pagi, sejumlah pesawat lain seperti Fokker 50 milik AU Singapura, dua pesawat Cassa dan sebuah Nomad dari TNI AL terus dioperasikan untuk melakukan pencarian dari udara. Sedangkan KRI Ajax masih terus mengitari perairan Selat Makassar sekitar wilayah Majene dan Mamuju.

Sementara itu, para keluarga korban yang telah berdatangan sejak Selasa di Makassar, kini tinggal beberapa orang yang masih bertahan. "Kebanyakan sudah pulang kemarin, baik yang ke Manado maupun ke Surabaya," kata Suwandi, Distric Manager Adam Air Makassar yang dihubungi terpisah.

Dia menambahkan bahwa pihaknya memberikan kewenangan penuh kepada keluarga untuk memutuskan apakah akan bertahan di Makassar sampai ada hasil final upaya pencarian atau kembali dan Adam Air selalu siap memfasilitasi mereka sepanjang bisa memberikan bukti-bukti otentik bahwa mereka benar adalah keluarga salah satu korban.

Hendra, salah seorang keluarga korban dari Gorontalo yang masih bertahan di Hotel Transit Makassar mengemukakan bahwa ia akan menunggu hingga ada hasil akhir upaya pencarian. "Kalau saya kembali ke Gorontalo nanti, dan tida-tiba pesawat dan penumpangnya ditemukan, saya khawatir akan sulit mendapat tiket untuk datang ke Makassar, apalagi Adam Air tidak terbang ke Gorontalo," ujarnya. (*/rsd)