< >

Lapter Pekon Seray di Lambar Bisa Beroperasi Tahun 2008

Sabtu, 06 Januari 2007 11:21
Kapanlagi.com - Lapangan Terbang (Lapter) perintis di Pekon (Kampung) Seray, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) sebagai sarana transportasi udara alternatif di daerah rawan bencana alam di Provinsi Lampung, diharapkan telah dapat beroperasi pada tahun 2008 dengan dukungan pemerintah pusat.

Dalam pembahasan program prioritas di lingkungan Dinas Perhubungan Lampung dengan DPRD Lampung di Bandarlampung akhir pekan ini, terungkap bahwa pembangunan Lapter Pekon Seray itu dilakukan dengan dukungan dana dari pusat (APBN), APBD Provinsi Lampung maupun APBD Kabupaten Lambar.

Menurut anggota DPRD Lampung dari Fraksi Partai Golkar, Indra Ismail, pemerintah pusat dengan dukungan DPR-RI telah menyiapkan dukungan dana Rp14 miliar pada tahun 2007 ini untuk mewujudkan pembangunan Lapter tersebut.

Dana itu masih akan ditambah lagi sebesar antara Rp53 miliar hingga Rp57 miliar hingga dapat mengoperasikan lapangan terbang tersebut.

Namun begitu, pemerintah kabupaten setempat juga harus membangun akses jalan masuk ke sana dengan dukungan dana APBD setempat.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan Lampung, Haryo Satmiko menjelaskan, pada tahun 2007 diprogramkan pembiayaan untuk masterplan Lapter Pekon Seray itu sebesar Rp350 juta serta dukungan pembangunan prasarana dan perluasan apronnya sebesar Rp4 miliar lebih.

Haryo menegaskan, keberadaan Lapter itu bukan dimaksudkan sebagai sarana transportasi udara untuk kepentingan bisnis atau komersial melainkan merupakan sarana transportasi pendukung untuk mengantisipasi kerawanan bencana di kabupaten itu.

"Tujuan utamanya menjadi transportasi utama untuk evakuasi kalau sewaktu-waktu terjadi bencana alam di sana," kata Haryo lagi.

Haryo menyatakan, kendati telah ada jaminan dukungan dana dari pemerintah pusat, kalau Pemprov Lampung menargetkan pada tahun 2008 lapter itu telah dapat beroperasi terdapat beberapa sarana vital yang mesti tetap dibiayai Pemprov Lampung melalui anggaran pada pos Dinas Perhubungan setempat. (*/cax)