< >

Tangkal Kritik, 19 Kapal-9 Pesawat Dikerahkan Cari Korban Senopati

Sabtu, 06 Januari 2007 13:34
Kapanlagi.com - Operasi kemanusian dalam rangka mencari korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Senopati Nusantara terus dilakukan. Hingga hari ke-8 Tim SAR terus melakukan penyisiran di laut Jawa. Dengan fokus di timur perairan Pulau Kangean di utara Pulau Bali. Operasi ini melihatkan 19 kapal, enam helikopter, pesawat CN 235, Nomad dan Cassa.

Banyaknya kapal yang dikerahkan untuk operasi kemanusian ini tidak terlepas dari menguatnya kritrik terhadp pemerintah yang menganaktirikan proses SAR korban Senopati Nusantara dibanding pencarian Adam Air KI 574. Padahal dari segi jumlah penumpang dan korban KM Senopati lebih tinggai dibanding Adam Air.

Banyaknya kapal dan pesawat yang dikerahkan itu diungkapkan Pangarmatin Laksamana Muda TNI Moekhlas saat memberikan pemaparan di hadapan Wapres M Jusuf Kalla di Bandara Juanda Surabaya, Jatim, Sabtu.

"Jadi tidak benar kalau dikatakan pemerintah melakukan diskriminasi dalam pencarian korban KM Senopati dan Adam Air ," kata Wapres yang dibenarkan oleh Pangarmatim.

Banyaknya kapal yang dikerahkan dalam pencarian korban KM Senopati ini menunjukkan betapa seriusnya pemerintah dalam usaha penyelamatan korban.

"Mungkin ini karena media massa lebih mementingkan kecelakaan udara daripada kecelakaan laut. Begitu juga media lebih mementingkan kecelakaan laut dibanding kecelakaan di darat," kata Wapres.

Dalam paparan itu, Pangarmatim mengemukakan dari 19 kapal yang dikerahkan sembilan di antaranya merupakan kapal TNI-Al (KRI).

Sampai tanggal 5 Januari 2007, operasi kemanusiaan tersebut telah berhasil menyelamatkan korban 241 orang dengan perincian 233 orang selamat dan delapan tewas.

Dengan demikian sampai saat ini masih terdapat 367 orang belum ditemukan. Menurut Dirjen Hubla Harijogi, pada saat kejadian KM Senopati Nusantara mengangkut 628 orang terdiri atas 542 penumpang dan 57 ABK.

Hingga saat ini operasi kemanusiaan ini masih terus dilakukan dan saat ini pencarian korban difokuskan di sekitar perairan Bali. (*/rsd)