"Setiap serangan terhadap Republik Islam ini tidak akan terjadi tanpa satu tanggapan dan agresor itu akan segera menyesalkan aksi itu," kata jurubicara Kemlu Mohammad Ali Hosseini kepada wartawan.
Seorang pejabat senior Israel membantah sebagai "tak masuk akal" berita di surakabar Sunday Times, London bahwa negara Yahudi itu telah menyusun rencana untuk menghancurkan fasilitas-fasilitas pengayaan uranium Iran dalam satu serangan nuklir taktis.
"Berita ini muncul setelah pengakuan PM Israel yang mengaku rejim Israel memiliki sebuah senjata nuklir," kata Hosseini mengacu pada pengakuan Ehud Olmert tahun lalu yang memecahkan kebungkaman resmi selama puluhan tahun mengenai program nuklir Israel.
"itu meyakinkan oponi publik dunia bahwa ancaman utama bagi dunia dan kawasan itu adalah rejim Zionis itu," tambahnya. (*/lpk)