Selama 2006, Telkomsel Raih 10,5 Juta ‘User’ Baru

Kapanlagi.com - Operator telekomunikasi PT Telkomsel mampu menambah 10,5 juta pelanggan baru pada 2006. Total pelanggan kini mencapai 34,9 juta.

Corporate Communications PT Telkomsel, Suryo Hadiyanto, dalam keterangan pers yang diterima di Surabaya, Senin, mengemukakan, selain menambah pelanggan pada 2006, juga berhasil menggelar 5.000 Base Transceiver Station (BTS) tambahan. Kini sudah ada 15.000 BTS.

Dengan tambahan itu maka seluruh kecamatan di Sumatera sudah berhasil dilayani, setelah pada 2005 seluruh kecamatan Jawa-Bali dan Nusa Tenggara Barat terlayani.

Sementara itu, investasi Telkomsel yang selama 2006 mencapai Rp14 triliun, telah menumbuhkan Net Operating Revenue (Pendapatan Bersih) mencapai 43 persen (audited data kuartal III per September 2006) dari Rp14,59 triliun menjadi Rp20,92 triliun.

"Bahkan Telkomsel meraih peringkat AAA dari lembaga Internasional Fitch Ratings," ujarnya.

Dalam rangka menjalankan program Good Corporate Governance (GCG) sebagai wujud pertanggungjawaban kepada seluruh stakeholders (pemerintah, pemegang saham, pelanggan, masyarakat, kompetitor, mitra kerja, karyawan), tahun ini Telkomsel juga telah menerapkan metode internal control berstandar internasional, Sarbannes Oxley Act (SOA), yang memberikan jaminan bahwa laporan kinerja perusahaan diperoleh dari proses tata kelola perusahaan yang baik dan dicapai dengan usaha yang wajar serta benar menurut hukum dan perundangan.

Dengan diimplementasikannya SOA yang merupakan standar audit tertinggi bagi perusahaan go public, maka stakeholders semakin bisa menilai obyektivitas kinerja keuangan dan internal control Telkomsel.

Sebab, lanjutnya, dengan metoda SOA, semua bisa diukur dengan tolok ukur yang jelas dan transparan. Evaluasi dilakukan berlapis, mulai dari self assasement manajemen, kemudian audit eksternal oleh Kantor Akuntan Publik (KAP).

"Menariknya, KAP-nya pun diaudit oleh lembaga bernama Public Company Accountant Oversight Board (PCAOB) semacam pengawas KAP. Lebih lanjut diatur kewajiban rotasi KAP, juga pembatasan jasa yang bisa diberikan KAP. Dalam hal ini KAP yang menjadi auditor tidak bisa sekaligus menjadi konsultan," katanya menambahkan.

Pelanggan

Manajemen Telkomsel pada 2007 menurut rencana juga akan menginvestasikan dananya sekitar Rp14 triliun untuk menambah 5.000 BTS dan diharapkan dengan investasi tersebut jumlah pelanggan baru tumbuh berkisar 15-18 juta.

Suryo Hadiyanto mengatakan, penambahan BTS itu untuk menyukseskan program melayani seluruh kecamatan di Kalimantan dan sekitar 60-70 persen Sulawesi.

Telkomsel menargetkan bisa melayani 50 persennya dari jumlah tersebut atau 7,5 ? 9 juta pelanggan baru, dengan pertumbuhan revenue mencapai 20 persen.

Sementara itu, terkait dengan layanan generasi ketiga (3G) di Indonesia, jumlah pelanggan layanan 3G Telkomsel saat ini telah mencapai 1,5 juta pelanggaan. (*/rsd)

©2003-2007 KapanLagi.com